Pariaman, Sumbarpro — Sebelum insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 86 siswa MTsN 1 Kota Pariaman pada Senin (14/9/2026), TK Al Fauzan di Kelurahan Kampung Pondok, Kota Pariaman, sempat menolak MBG dari SPPG Pasir Pauh.
Makanan tersebut berasal dari kloter pertama dan didistribusikan sekitar pukul 07.45 WIB.
Setelah dilakukan uji organoleptik, pihak TK melaporkan kondisi ayam kepada SPPG karena dinilai sudah tidak enak.
“PIC (person in charge) TK itu makan, lalu dicoba sudah enggak enak. Mereka lalu lapor, kami minta jangan dikonsumsi, dan omprengan ditarik,” ujar Kepala SPPG Pasir Pauh, Mutiara Ihsani.
Setelah mendapat laporan itu, ahli gizi SPPG disebut langsung menghubungi kelompok penerima manfaat lainnya.

Menurut Mutiara, beberapa anak di kelompok lain sudah sempat makan sebelum konsumsi dihentikan.
Diketahui, MBG di MTsN 1 Pariaman dibagikan sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar 30 menit kemudian muncul laporan mual, pusing, dan gatal.
Sebanyak 86 siswa MTsN 1 Kota Pariaman terdampak dan operasional SPPG Pasir Pauh saat ini dihentikan sementara. (edt/*)



