Beranda / Peristiwa / Dugaan Keracunan MBG di Pariaman, Kasus Kedua di Sumbar dalam Dua Pekan

Dugaan Keracunan MBG di Pariaman, Kasus Kedua di Sumbar dalam Dua Pekan

Redaksi
A+A-
Reset
Seorang siswa MTsN 1 Kota Pariaman menjalani perawatan intensif usai mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG.

Pariaman, Sumbarpro — Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 86 siswa MTsN 1 Kota Pariaman pada Senin (14/9/2026) menjadi kasus kedua di Sumatera Barat dalam kurang dari dua pekan.

Sebelumnya, pada awal September 2026, ratusan warga di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, juga mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG.

Berdasarkan pendataan Puskesmas Palupuh, jumlah korban dalam kasus tersebut mencapai 344 orang.

SPPG Pasie Laweh Palupuh kemudian dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan adanya bakteri Bacillus cereus pada sampel tahu dan cabai dari dapur SPPG tersebut.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

Bakteri Bacillus cereus merupakan jenis bakteri yang sering ditemukan pada nasi dan dapat menyebabkan keracunan bila makanan dibiarkan terlalu lama pada suhu ruangan.

Kasus di Pariaman kini juga dalam investigasi, dengan SPPG Pasir Pauh dihentikan sementara dan sampel makanan diuji di BPOM Padang.

Diketahui, menu MBG untuk siswa MTsN 1 Pariaman dibagikan Senin (14/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar 30 menit kemudian muncul laporan mual, pusing, dan gatal.

Sebanyak 86 siswa MTsN 1 Kota Pariaman terdampak dan operasional SPPG Pasir Pauh yang memasok menu MBG saat ini dihentikan sementara. (edt/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690