Beranda / Peristiwa / Amukan Si Jago Merah Hanguskan Empat Ruang SMP Angkasa Padang

Amukan Si Jago Merah Hanguskan Empat Ruang SMP Angkasa Padang

Redaksi
A+A-
Reset
SMP Angkasa Sutan Sjahrir Padang Terbakar, 3 Ruang Kelas dan Gudang Rusak Berat

PADANG, SumbarproKebakaran melanda SMP Angkasa di Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Parupuak Tabiang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (12/8/2026) siang.

Sebanyak empat ruangan terbakar dalam kejadian tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Budi Payan mengatakan, ruangan yang terbakar terdiri dari tiga ruang kelas dan satu gudang.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 250 meter persegi.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut,” kata Budi.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

Menurut Budi, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 14.17 WIB. Satu menit kemudian, armada pemadam bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 6,5 kilometer.

Kebakaran pertama kali diketahui Kepala SMP Angkasa, Harri Hargadi Eka Putra (50). Saat itu, Harri melihat percikan api disertai asap dari salah satu ruangan.

“Untuk memadamkan api, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan enam unit armada. Lima unit merupakan armada Damkar Kota Padang, sedangkan satu lainnya fire truck milik TNI AU,” ujar Budi.

Sebanyak 75 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran. Pemadaman juga melibatkan unsur TNI dan Polri.

Budi mengatakan, api berpotensi menjalar ke bangunan lain di kawasan sekolah dan kompleks TNI AU.

Sebanyak 12 ruangan dengan luas sekitar 1.000 meter persegi tercatat berpotensi terdampak. Namun, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak menjalar ke bangunan lainnya.

“Kami mencatat sedikitnya empat ruangan mengalami kerusakan berat. Ruangan yang terdampak terdiri atas tiga ruang kelas dan satu ruang gudang. Sementara itu, tidak terdapat laporan mengenai kerusakan ringan pada bangunan,” katanya.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp900 juta. Sementara aset senilai sekitar Rp2 miliar disebut berhasil diselamatkan petugas.

Tidak ada warga maupun penghuni kawasan sekolah yang dilaporkan mengungsi akibat kejadian tersebut.

Bangunan sekolah yang terbakar diketahui merupakan milik Yayasan PIA Ardhya Garini.

Adapun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan sehingga belum diketahui sumber pasti api.

Budi mengimbau masyarakat segera melaporkan kejadian kebakaran atau kondisi darurat lainnya melalui layanan Padang Sigap 112. (ak/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690
Focus Mode