Sumbarpro – Kebakaran hebat melanda kawasan tepi Banjir Kanal, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, pada Selasa sore (4/11/2025).
Peristiwa tragis ini menewaskan dua warga, ibu dan anak, setelah keduanya terjebak di dalam salah satu bangunan yang dilahap api.
Korban tewas diidentifikasi bernama Inen Irawati (40) dan anaknya, Rafi (20).
Keduanya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar rumah mereka.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, membenarkan adanya dua korban jiwa.
“Dua korban meninggal dunia, ibu dan anak, sementara tiga bangunan hangus terbakar,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga sekitar, sumber api diduga berasal dari ledakan tabung gas yang digunakan untuk setrika uap.
Sebelum api membesar, korban Inen Irawati yang memiliki tempat jasa setrika baju, sedang menyetrika pakaian.
Saat tabung gas setrika habis dan diganti dengan tabung baru, tabung tersebut tiba-tiba meledak. Ledakan ini segera memicu kebakaran besar.
Dalam waktu singkat, api melahap habis bangunan yang sebagian besar terbuat dari bahan semi permanen dan mudah terbakar.
Tragedi ini menjadi sorotan karena temuan kedua jenazah yang memilukan. Inen Irawati dan anaknya, Rafi, ditemukan dalam kondisi berpelukan di dalam kamar rumah mereka.
Diduga, keduanya tidak sempat menyelamatkan diri karena api menjalar dengan sangat cepat, diperparah oleh konstruksi bangunan yang semi permanen.
Namun, di tengah musibah tersebut, satu anak korban lainnya yang berusia sekitar 4 tahun berhasil diselamatkan oleh warga sekitar sebelum api membesar dan menghalangi jalur evakuasi.
Tiga bangunan semi permanen yang hangus terbakar terdiri atas tempat usaha dan tempat tinggal. Bangunan tersebut adalah tempat jasa setrika baju milik korban Inen Irawati, warung makanan milik Oki (35), dan tempat jahit milik Hermansyah (47).
Ketiga bangunan semi permanen tersebut diketahui dihuni oleh total sembilan orang.
Damkar Kota Padang menerima laporan sekitar pukul 15.40 WIB dari Lurah Alai Parak Kopi. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.52 WIB dan baru berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 16.45 WIB.
Jenazah kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian terkait sumber api,” tutup Rinaldi.
(edt)

















