Perselisihan di Padang Sarai Berakhir Damai, Edy Oktafiandi: Kerukunan dan Kehidupan Harmonis Jauh Lebih Utama

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakan Kemenag Kota Padang, H. Edy Oktafiandi.

Kakan Kemenag Kota Padang, H. Edy Oktafiandi.

Padang, Sumbarpro — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, H. Edy Oktafiandi, mengajak masyarakat untuk memandang perbedaan secara menyeluruh dan mencari titik kesamaan tanpa memperbesar perbedaan, demi menjaga kerukunan. Menurutnya, sikap seperti inilah yang menjadi kunci tercapainya kesepakatan damai dalam perselisihan yang terjadi di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Minggu lalu (27/7/2025).

“Jika kita melihat dari sudut pandang yang komprehensif, kita bisa menyatukan persepsi dengan melihat kesamaan, bukan pada perbedaan,” ujar Edy, kepada KORAN PADANG, Senin (11/8/2025).

Menurutnya, kerukunan dan kehidupan harmonis dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara jauh lebih utama daripada mementingkan ego pribadi, kelompok, maupun golongan.

Ia menegaskan, insiden yang terjadi harus menjadi pelajaran berharga, tidak hanya bagi pihak yang terlibat, tetapi juga bagi seluruh warga Kota Padang dan masyarakat Indonesia yang majemuk. Ia mengingatkan pentingnya mengedepankan kerukunan dan rasa cinta kemanusiaan yang berkeadilan.

Baca Juga:  Dampingi Gubernur Silaturahmi dengan Cabor dan KONI Kabupaten Kota, Ada Sinyal bagi Hamdanus 

Kemenag, lanjut Edy, turut memberikan apresiasi terhadap sikap dewasa kedua belah pihak serta peran aktif tokoh masyarakat, Pemko Padang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan arahan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumbar dalam mencari solusi yang dapat diterima bersama.

“Proses ini menjadi contoh bagaimana perbedaan dapat diselesaikan dengan damai dan bermartabat,” ujar Edy.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, diharapkannya suasana kondusif dapat terus terjaga, dan hubungan antar-warga semakin erat di tengah keberagaman.

Diberitakan sebelumnya, perselisihan yang terjadi di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu lalu (27/7/2025) berakhir dengan damai melalui kesepakatan yang ditandatangani Sabtu malam (9/8), di ruang M. Yamin Balai Kota Padang.

Dalam pertemuan itu hadir Pendeta Fatiaro Dachi (56 tahun) asal Nias selaku pembina rohani Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) yang berdomisili di Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur dan Ketua Suku Nan Sapuluh Syafri Tanjung Datuak Rajo Basa (66 tahun), Ketua LPM Kelurahan Padang Sarai Ahmad Saleh Rajo Bujang (39 tahun), tokoh masyarakat Iral Guci (52 tahun), dan Ketua Pemuda Padang Sarai Yendaniar (52 tahun).

Baca Juga:  Kemenag Susun Pedoman Harmony Award 2025, Dorong Kerukunan dan Dialog

“Kesepakatan ini adalah bentuk komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan antarwarga. Semua pihak setuju untuk mengutamakan dialog dan musyawarah,” ujar Syafri Tanjung Datuak Rajo Basa mewakili pihak kedua.

Sementara itu, Pendeta Dachi menyatakan apresiasinya kepada semua pihak yang memfasilitasi perdamaian ini. Ia berharap langkah ini menjadi awal yang baik untuk saling memahami dan membangun kebersamaan.

Perjanjian tersebut ditandatangani tanpa paksaan oleh kedua belah pihak dan diketahui oleh Ketua FKUB Kota Padang Prof. Dr. H. Salmadanis, M.A., Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan, S.Stp., M.M., Kepala Badan Kesbangpol Tarmizi Ismail, S.Sos., M.Si., dan Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Edy Oktafandi, S.Ag., M.Pd. (ak)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor
PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu
Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar
Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial
Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto
Jalur Mulai Terbuka! Wali Kota Bukittinggi Kirim Sembako ke Tanah Datar, 67 Rumah Warga Hanyut ke Danau
Partai Hanura Hadir ditengah Masyarakat, Bantu Warga Solok yang Tertimpa Bencana 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:51 WIB

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB

PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:49 WIB

Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:31 WIB

Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB