PADANG, Sumbarpro — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggalang bantuan pangan berupa rendang bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hingga Rabu (19/8./2026), jumlah masakan khas Minang yang terkumpul telah mencapai 457 kilogram dari target total sekitar 1,5 ton.
Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Eka Sukma menceritakan, pengumpulan tahap awal ini berasal dari partisipasi 20 hingga 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari total 51 OPD yang ada di lingkungan Pemprov Sumbar.
“Dari list yang sudah masuk diperkirakan (terkumpul) sekitar 457 kilogram. Mungkin ada lagi yang mau masuk sampai besok,” ujar Eka, Rabu (19/8/2026).
Ia menegaskan bahwa BPBD Sumbar tidak hanya menampung sumbangan dari internal birokrasi, tetapi juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi partisipasi masyarakat luas, BUMN, BUMD, hingga lembaga swadaya masyarakat (NGO).

Rencananya, pelepasan pengiriman bantuan rendang ini akan dipimpin langsung secara simbolis oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi pada 26 Agustus 2026.
Penyalurannya di lokasi bencana akan berkoordinasi dengan BPBD NTT guna memastikan bantuan tepat sasaran ke titik pengungsian dan wilayah terdampak parah.
Dipilihnya rendang sebagai bantuan utama bukan tanpa alasan. Selain daya simpan yang tahan lama, kuliner ini sangat praktis dikonsumsi langsung oleh para pengungsi di titik bencana tanpa perlu diolah atau dimasak kembali. (edt/*)



