LIMAPULUH KOTA, Sumbarpro— Angin kencang disertai hujan deras menerjang kawasan Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa sore (18/8/2026).
Bencana mendadak menjelang magrib tersebut merusak puluhan rumah warga di dua nagari serta memicu tumbangnya sejumlah pohon.
Dua wilayah terdampak parah yakni Nagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padang Panjang di Kecamatan Luak dan Nagari Gurun di Kecamatan Harau.
Seorang ibu rumah tangga di Nagari Gurun mengalami luka di bagian kaki akibat tertimpa seng saat berupaya menyelamatkan diri keluar rumah.
Di Nagari Gurun, sedikitnya 20 unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap.

Sebagian besar penghuni terpaksa mengungsi dan menumpang di rumah kerabat atau tetangga lantaran kondisi kediaman mereka yang belum bisa ditempati.
Asisten I Pemkab Limapuluh Kota, Alfian, meninjau langsung lokasi kejadian di Nagari Gurun pada Selasa malam (18/8/2026).
Ia memastikan tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, hingga perangkat nagari langsung bergerak mengevakuasi material bangunan dan membantu warga.
Wali Nagari Gurun, Irman menyampaikan, angin kencang datang sangat cepat saat hujan deras melanda.
Sebagian besar warga yang berada di dalam rumah terkejut saat atap bangunan mendadak terangkat dan terbawa angin. Setelah badai mereda, warga bergotong-royong untuk menolong korban terdampak.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Limapuluh Kota Zaimar Hakim melalui Sekretaris BPBD M. Farid Wajidi menegaskan, pendataan titik kerusakan masih terus diperbarui di lapangan. (edt/*)



