Polri Punya Tagline Baru, “Salam Polisi” dan “Polisi Bersama Masyarakat”

Redaksi
A+A-
Reset
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

JAKARTA, Sumbarpro – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memperkenalkan tagline baru Polri, “Salam Polisi”, yang dijawab dengan “Polisi Bersama Masyarakat”.

Tagline ini disampaikan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor STR/2658/X/HUM.10./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sehari setelah Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Perubahan pucuk pimpinan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Suyudi menjadi dasar penyampaian tagline tersebut, dan telegram itu meminta seluruh personel Polri mensosialisasikan serta memedomaninya.

“Bersama ini disampaikan tagline Polri yaitu ‘Salam Polisi’ dan dijawab ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” demikian substansi telegram yang ditandatangani secara elektronik atas nama Kapolri oleh Astamaops, Komjen Pol Roycke Harry Langie.

Tagline itu bukan sekadar salam pembuka. “Polisi Bersama Masyarakat” merupakan doktrin kepemimpinan yang diusung Suyudi sejak menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Kamis (1/10/2026).

Saat itu, Suyudi menegaskan doktrin tersebut menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

“Tema yang saya usung adalah ‘Polisi Bersama Masyarakat’, sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian,” ujar Suyudi.

Suyudi juga menegaskan bahwa “Polisi Bersama Masyarakat” bukan jargon pengganti strategi yang sudah ada.

Pasang iklan anda di space ini, hubungi sumbarpro media online portal berita dan informasi terkini di whatsapp 081275690690

“Polisi Bersama Masyarakat bukan pengganti grand strategi, Renstra, Promoter, Presisi, atau Polmas. Ia adalah doktrin kepemimpinan yang menyatukan seluruh kebijakan pada satu orientasi, masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan di tubuh Polri tidak seharusnya dimaknai sebagai memulai kembali seluruh kebijakan dari awal.

“Saya tidak ingin setiap pergantian Kapolri selalu dimaknai sebagai memulai kembali dari nol. Institusi harus lebih besar daripada figur pimpinannya,” ujarnya.

Tagline “Salam Polisi” dan “Polisi Bersama Masyarakat” melengkapi sejumlah perubahan yang sudah berjalan di tubuh Polri sepanjang 2026.

Pada Februari 2026, Korps Lalu Lintas Polri menggaungkan program “Polantas Menyapa dan Melayani”.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut program itu mengutamakan profesionalitas dan sisi humanis polisi lalu lintas kepada masyarakat.

“Polantas bukan hanya pengatur jalan, tapi pelayan yang hadir dengan empati,” kata Agus.

Perubahan ini juga sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, “80 Tahun Mengabdi Polri untuk Masyarakat”. Tema itu menegaskan arah pengabdian Polri untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. (ak/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690