PADANG, Sumbarpro – SMP IT Sabbihisma mengukuhkan posisinya sebagai pionir pendidikan berbasis teknologi di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat.
Sekolah ini resmi ditunjuk menjadi satu-satunya SMP di Kota Padang yang dipercaya pemerintah menyelenggarakan Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA).
Secara keseluruhan, ada 25 sekolah di Sumbar yang ditunjuk sebagai penyelenggara Sekolah Model PPM-KKA ini.
Langkah menuju era sekolah digital tersebut dirangkai dengan peluncuran program sekaligus lokakarya bertema ‘Menuju Sekolah Digital’ hasil kolaborasi dengan platform pembelajaran digital asal Jepang, LoiLoNote.
Agenda syukuran dan peluncuran berlangsung meriah di Aula Perguruan Sabbihisma, Anak Air, Padang, Selasa (8/9/2026).

Pelaksana Harian Perguruan Sabbihisma sekaligus Kepala SMP IT Sabbihisma, Zulherma, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan besar yang diamanahkan kepada lembaganya.
Sebagai bentuk dukungan awal, pihak LoiLoNote menyalurkan pinjaman 25 unit perangkat tablet atau laptop untuk menunjang operasional satu kelas digital.
“Dengan adanya sarana pendukung ini, anak-anak sudah bisa mulai praktik di kelas digital. Sistem ini sudah mencakup semua kebutuhan pembelajaran sehingga memudahkan guru dan siswa. Kompetensi dan kecepatan pemahaman siswa akan meningkat,” ujar Zulherma.
Ia menegaskan, sebagai sekolah model, pihaknya terbuka untuk membagikan pengalaman dan melakukan pendampingan kepada SMP negeri maupun swasta lain di Kota Padang yang ingin menerapkan konsep serupa.
Dukungan penuh mengalir dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.
Perwakilan Disdikbud, Retna Frina Putri, mengapresiasi pencapaian SMP IT Sabbihisma dan berharap sekolah ini sukses menjadi percontohan modernisasi pendidikan di Sumbar.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri Pendamping Sekolah Model dari BGTK Sumbar Silvi Hevria, perwakilan LoiLoNote Padang Dony Boy, Ketua MKKS SMP Kota Padang Azwar, serta puluhan kepala SMP negeri dan swasta se-Kota Padang.

Pimpinan dan pengelola SMP IT Sabbihisma beserta jajaran tamu undangan berfoto bersama usai peluncuran SMP IT Sabbihisma menuju Sekolah Digital dan tasyakuran Program Model Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial, di Aula Sabbihisma Anak Air, Padang.
Untuk diketahui, Program Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA) diluncurkan Kemendikdasmen pada Tahun Ajaran 2026/2027.
PM merupakan pendekatan pedagogis yang menjadi payung pembelajaran, menekankan pemahaman konsep secara menyeluruh, berpikir kritis, serta pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Sementara itu, KKA berfungsi sebagai mata pelajaran pilihan atau ekstrakurikuler yang membekali siswa dengan kompetensi teknis digital, seperti berpikir komputasional, pemrograman (coding), analisis data, serta literasi dan etika kecerdasan buatan.
Secara implementasi, program ini menetapkan 842 satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA sebagai sekolah model dengan kriteria seleksi ketat, seperti akreditasi minimal B dan capaian rapor pendidikan yang baik.
Untuk mendukungnya, pemerintah menargetkan pelatihan bagi 361.000 guru melalui pendekatan ‘Teacher Experimental Training’ (TET) serta menyediakan pelatihan mandiri di platform Ruang GTK.
Sekolah model bertugas mengintegrasikan PM-KKA ke dalam kurikulum, membentuk kelompok belajar, dan melaporkan perkembangan secara berkala agar praktik baiknya dapat direplikasi.
Diharapkan program ini tidak hanya mencetak generasi yang melek teknologi, tetapi juga memiliki daya nalar kritis, kreativitas, dan tanggung jawab moral guna menyongsong Generasi Emas 2045 sekaligus memeratakan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Sementara itu, LoiloNote School merupakan aplikasi pembelajaran interaktif berbasis kartu (card-based) yang dirancang khusus untuk era ‘satu siswa satu perangkat’.
Platform yang dikembangkan oleh LoiLo Inc. di Yokohama, Jepang ini telah diadopsi oleh lebih dari 13.000 sekolah di seluruh dunia dengan capaian 2,8 juta pengguna harian.
Antarmukanya (interface) memungkinkan pengguna menggabungkan teks, PDF, gambar, hingga video, serta membagikan materi secara interaktif tanpa kendala sistem operasi, karena kompatibel dengan iOS, Windows, Android, Chromebook, maupun Mac.
Sebelum masuk ke pendidikan dasar menengah, platform ini sukses diterapkan pada kurikulum bahasa Jepang di Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta selama masa pandemi.
Guna menjamin keamanan selancar siswa, LoiloNote terintegrasi dengan layanan LoiLo Web Filter untuk menyaring akses internet tanpa pelacakan data pribadi. (ak/*)



