Gunung Marapi Erupsi Lagi Jumat Pagi! Kolom Abu 300 Meter, Warga Diminta Waspada

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Marapi di Agam dan Tanah Datar erupsi pada Jumat (29/8) pukul 09.35 WIB. Kolom abu setinggi 300 meter terpantau condong ke tenggara. Status tetap Level II (Waspada).

Gunung Marapi di Agam dan Tanah Datar erupsi pada Jumat (29/8) pukul 09.35 WIB. Kolom abu setinggi 300 meter terpantau condong ke tenggara. Status tetap Level II (Waspada).

Agam, Sumbarpro – Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar kembali erupsi pada Jumat (29/8/2025) pukul 09.35 WIB.

Berdasarkan laporan Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Marapi, erupsi kali ini menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 300 meter di atas puncak atau kurang lebih 3.191 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, condong ke arah tenggara. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 2,5 mm dan durasi sekitar 23 detik.

Hingga saat ini, status Gunung Marapi masih berada pada Level II atau Waspada.

Dalam keterangan resminya, Pos PGA Marapi memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat sekitar dan para pendaki.

Pertama, masyarakat, pendaki, wisatawan, atau pihak manapun dilarang memasuki kawasan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek.

Kedua, warga yang tinggal di sekitar lembah, bantaran, maupun aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lahar. Ancaman ini berpotensi meningkat pada musim hujan.

Ketiga, masyarakat di sekitar lokasi erupsi diingatkan untuk menggunakan masker apabila terjadi hujan abu guna menghindari gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Imbauan Terkait Informasi dan Hoaks

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga suasana kondusif, tidak menyebarkan kabar bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu tanpa sumber jelas. Seluruh warga diharapkan selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.

Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta untuk selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi di Bandung, maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi yang beralamat di Jalan Prof. Hazairin No.168, Bukittinggi.

Koordinasi ini dinilai penting agar informasi terkini terkait aktivitas Gunung Marapi dapat segera disampaikan kepada masyarakat.

Kanal Resmi Informasi Gunung Marapi

Untuk menghindari kesimpangsiuran informasi, masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan aktivitas Marapi melalui kanal resmi pemerintah.

Beberapa akses informasi yang disediakan adalah:

Dengan memanfaatkan kanal resmi ini, masyarakat dapat memperoleh informasi terpercaya seputar aktivitas vulkanik Marapi dan rekomendasi mitigasi bencana.

Masih Berstatus Waspada

Gunung Marapi merupakan salah satu gunung api aktif di Sumatera Barat. Dengan status Level II atau Waspada, masyarakat sekitar diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Aktivitas vulkanik yang terjadi secara berkala mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antara masyarakat, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Penundaan aktivitas di sekitar puncak dan potensi bahaya lahar menjadi faktor utama yang harus diperhatikan dalam menjaga keselamatan warga. (rls/*)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Pengangkut Perabot Masuk Jurang di Kelok Sembilan
Buron Kasus Dugaan Korupsi Pasar Atas Bukittinggi Ditangkap di Tangerang
Sadis! Pria di Pasbar Tusuk Mulut Teman Pakai Samurai 
Lilitan Utang Membawa Petaka, Pasutri Muda Diciduk Polisi karena Mencuri
Jalan Amblas, Jalur Kelok 10 Maninjau Diberlakukan Buka Tutup
Subhanallah! Bayi 3 Bulan Ditemukan Selamat dalam Timbunan Lumpur Galodo, Seluruh Keluarga Tewas dan Hilang
Misterius! Air Sungai di Singgalang Deras di Hulu, Tiba-Tiba Hilang ‘Ditelan Bumi’
[BREAKING NEWS] Pusdalops Minta Warga Kota Padang Jauhi Pinggir Sungai 

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:53 WIB

Truk Pengangkut Perabot Masuk Jurang di Kelok Sembilan

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:59 WIB

Buron Kasus Dugaan Korupsi Pasar Atas Bukittinggi Ditangkap di Tangerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:02 WIB

Sadis! Pria di Pasbar Tusuk Mulut Teman Pakai Samurai 

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:56 WIB

Lilitan Utang Membawa Petaka, Pasutri Muda Diciduk Polisi karena Mencuri

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:02 WIB

Jalan Amblas, Jalur Kelok 10 Maninjau Diberlakukan Buka Tutup

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Tajuk

Menguji Taji Jenderal Intelijen

Minggu, 5 Jul 2026 - 23:03 WIB

Bentrokan bersejarah antara Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa malam (7/7) pukul 23.00 WIB.

Sepakbola

Prediksi Argentins vs Mesir: Adu Magis Messi dan Salah

Minggu, 5 Jul 2026 - 22:52 WIB

Satu unit truk Colt diesel dengan bak tertutup terpal hitam tampak ringsek di dasar jurang dikawasan Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota. (Ist.)

Peristiwa

Truk Pengangkut Perabot Masuk Jurang di Kelok Sembilan

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:53 WIB