Sumbarpro – Demi konten viral di media sosial, dua pelajar SMA nekat terjun dari jembatan sungai, tanpa sadar nyawa mereka justru melayang.
Keduanya tewas tenggelam setelah hanyut terbawa arus deras karena tak mampu berenang usai melompat ke sungai pada Kamis sore (16/10/2025).
Peristiwa tragis itu terjadi di Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Awalnya, lima remaja datang ke jembatan Sungai Gung, untuk membuat video konten.
Dua di antaranya nekat melompat dari jembatan setinggi sekitar 8 meter ke sungai di bawahnya, sementara tiga temannya merekam aksi tersebut dari tepi.
Namun, sesaat setelah terjun, keduanya panik. Mereka berteriak minta tolong karena tak bisa berenang.
Arus sungai yang deras langsung menyeret tubuh mereka menjauh dari lokasi lompatan.
Warga sekitar yang mendengar teriakan segera melapor ke aparat, dan tim SAR gabungan langsung dikerahkan.
Pencarian intensif berlangsung sepanjang malam.
Pada Jumat pagi (17/10/2025), jasad korban pertama ditemukan warga tak jauh dari lokasi kejadian.
Sekitar pukul 11.00 WIB, korban kedua ditemukan dalam kondisi serupa, masih di sekitar aliran Sungai Gung. Keduanya dipastikan meninggal dunia.
Setelah jenazah dievakuasi, operasi pencarian resmi dihentikan. Jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif pasti di balik aksi nekat tersebut, meski diduga kuat terkait tren konten ekstrem di platform media sosial. (edt)

















