Total Korban MBG Agam Tembus 110, Mayoritas Sudah Pulang, KLB Tetap Diberlakukan

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Agam M. Lutfie, saat meninjau kondisi pasien keracunan yang masih dirawat di RSUD Lubukbasung, menyusul penetapan status KLB. (Diskominfo Agam)

Sekretaris Daerah (Sekda) Agam M. Lutfie, saat meninjau kondisi pasien keracunan yang masih dirawat di RSUD Lubukbasung, menyusul penetapan status KLB. (Diskominfo Agam)

Sumbarpro – Angka korban keracunan massal yang diduga berasal dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lubukbasung terus melonjak tajam.

Hingga Kamis (2/10/2025) pagi, total korban terdampak telah mencapai 110 orang, meningkat drastis dari 86 orang pada Rabu malam (1/10/2025).

Meski demikian, kabar baiknya, mayoritas korban yang ditangani di empat fasilitas kesehatan telah dinyatakan pulih dan diizinkan pulang ke rumah masing-masing.

Satgas Pemkab Agam terus melakukan penanganan maksimal di empat lokasi rujukan utama, yaitu Puskesmas Manggopoh, RSUD Lubukbasung, Puskesmas Lubukbasung, dan RSIA Rizky Bunda.

Baca Juga:  Siswa di Agam Santap Nasi Goreng Sebelum Alami Gejala Keracunan

Keracunan ini diduga dipicu oleh nasi goreng yang diproduksi oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampuang Tangah pada Rabu siang (1/10/2025).

Penambahan korban keracunan diumumkan setelah adanya update data pada Kamis pagi (2/10/2025).

Rincian penambahan pasien baru adalah sebagai berikut:

  • Puskesmas Manggopoh

Terdapat penambahan 11 pasien baru (3 orang observasi, 8 orang sudah pulang).

  • RSUD Lubukbasung

Terdapat penambahan 13 pasien baru (9 orang observasi, 4 orang sudah pulang).

Juru Bicara Satgas, dr. H. Hendri Rusdian, M.Kes, mengonfirmasi data 110 korban tersebut.

Baca Juga:  Kronologi Lengkap Pengantin Baru Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Penginapan Alahan Panjang Solok

Ia menjelaskan bahwa kasus tertinggi ditangani oleh Puskesmas Manggopoh, di mana beberapa pasien bahkan harus dirujuk ke RSUD Lubukbasung dan Puskesmas Lubukbasung karena lonjakan korban dalam waktu yang relatif singkat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Agam, M. Lutfie, AR, bersama jajaran pejabat daerah lain, kembali mendatangi pasien yang masih dirawat di RSUD Lubukbasung untuk memastikan kondisi terkini dan penanganan berjalan optimal.

Pemerintah Kabupaten Agam tetap memberlakukan status Kejadian Luar Biasa (KLB) hingga semua korban benar-benar pulih sepenuhnya. (edt)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pungli di Pantai Sasak
Truk Pengangkut Perabot Masuk Jurang di Kelok Sembilan
Buron Kasus Dugaan Korupsi Pasar Atas Bukittinggi Ditangkap di Tangerang
Sadis! Pria di Pasbar Tusuk Mulut Teman Pakai Samurai 
Lilitan Utang Membawa Petaka, Pasutri Muda Diciduk Polisi karena Mencuri
Jalan Amblas, Jalur Kelok 10 Maninjau Diberlakukan Buka Tutup
Subhanallah! Bayi 3 Bulan Ditemukan Selamat dalam Timbunan Lumpur Galodo, Seluruh Keluarga Tewas dan Hilang
Misterius! Air Sungai di Singgalang Deras di Hulu, Tiba-Tiba Hilang ‘Ditelan Bumi’
Intisari Berita: Total korban keracunan yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lubukbasung Agam mencapai 110 orang. Meskipun mayoritas sudah pulih, Pemkab Agam tetap memberlakukan status KLB untuk penanganan maksimal.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:19 WIB

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pungli di Pantai Sasak

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:53 WIB

Truk Pengangkut Perabot Masuk Jurang di Kelok Sembilan

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:59 WIB

Buron Kasus Dugaan Korupsi Pasar Atas Bukittinggi Ditangkap di Tangerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:02 WIB

Sadis! Pria di Pasbar Tusuk Mulut Teman Pakai Samurai 

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:56 WIB

Lilitan Utang Membawa Petaka, Pasutri Muda Diciduk Polisi karena Mencuri

Berita Terbaru