Beranda / Peristiwa / Kronologi Dugaan Keracunan MBG di Pariaman, Gejala Muncul Hanya 30 Menit Usai Makan

Kronologi Dugaan Keracunan MBG di Pariaman, Gejala Muncul Hanya 30 Menit Usai Makan

Redaksi
A+A-
Reset
Seorang siswa MTsN 1 Kota Pariaman menjalani perawatan intensif usai mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG.

Pariaman, Sumbarpro — Sebanyak 86 siswa MTsN 1 Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengalami gejala keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (14/9/2026) siang.

Makanan dibagikan sekitar pukul 10.00 WIB saat jam istirahat. Laporan pertama masuk sekitar pukul 10.30 WIB.

Kepala MTsN 1 Kota Pariaman, Tarmizi, mengatakan laporan awal berupa indikasi mual-mual, pusing, dan gatal-gatal.

Seorang siswi menuturkan, sekitar satu jam setelah menyantap MBG ia mulai merasakan mual, pusing, dan lemas. Bahkan ia harus mendapat infus dan bantuan oksigen.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyatakan, dari total siswa yang mengalami gejala keracunan, 56 siswa dirawat di RSUD Prof. M Yamin dan 30 siswa di RSUD dr. Sadikin.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

“Saat ini sekitar 50 siswa sudah diperbolehkan pulang ke rumah, sementara 20-an siswa lainnya masih menjalani perawatan inap,” ujar Yota Balad.

Selain siswa, seorang guru juga dilaporkan mengalami gejala serupa setelah mencoba makanan MBG.

Asisten II Setdako Pariaman, Nazifah, menyebut guru itu mengalami gatal-gatal dan mual.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, mengatakan pihaknya masih menghimpun data dampak kejadian.

Insiden ini membuat operasional SPPG Pasir Pauh yang memasok menu MBG dihentikan sementara dan sampel makanan diuji di laboratorium BPOM Padang. (edt/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690