Sumbarpro — Suasana di Masjid Muhsinin, Jalan Rasuna Said, Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat mendadak cair usai pelaksanaan ibadah Salat Subuh.
Sekat formal antara jenderal bintang dua dan warga setempat seketika luluh lewat tradisi “Ngopi Subuh” yang digelar di dalam areal masjid.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy membaur dan duduk bersila bersama warga untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.
Momen sederhana ini dikemas dalam rangkaian kegiatan Safari Subuh untuk membangun komunikasi yang tanpa jarak dengan jemaah.
Kehadiran pimpinan kepolisian daerah ini mendapat sambutan hangat dari pengurus masjid dan warga yang sudah memadati tempat ibadah sejak dini hari.
Pendekatan santai yang dibalut dengan seruputan kopi hangat tersebut efektif memancing warga untuk menyampaikan aspirasi tanpa canggung.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya menjelaskan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah dan Ngopi Subuh ini merupakan bentuk pendekatan humanis kepolisian di Ranah Minang.
Program ini dirancang khusus sebagai pendingin suasana sekaligus ruang komunikasi interaktif antara polisi dan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar sarana peningkatan iman dan takwa melalui ibadah berjamaah, melainkan bentuk pendingin suasana serta wadah komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya, Selasa (21/7).
Ia menambahkan, diskusi lepas di atas karpet masjid menjadi sarana yang sangat efektif untuk menyerap saran, saran, serta tanggapan jujur dari warga.
Menurutnya, Kapolda ingin memastikan kualitas pelayanan polda di seluruh wilayah Sumatera Barat semakin membaik dan tepat sasaran.
Kemitraan yang kokoh antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan situasi lingkungan yang senantiasa aman serta kondusif.
Agenda silaturahmi ini diakhiri dengan sesi dialog terbuka dan foto bersama jemaah. (ak/*)

















