Beranda / Kabar Sumbar / Sejumlah Warga Terdampak Banjir Belum Terima Bansos, Kecamatan Kuranji Gelar Pendataan Susulan

Sejumlah Warga Terdampak Banjir Belum Terima Bansos, Kecamatan Kuranji Gelar Pendataan Susulan

Redaksi
A+A-
Reset
Bansos Banjir Dipersoalkan, Kecamatan Kuranji Siapkan Pendataan Ulang

PADANG, Sumbarpro — Sejumlah warga terdampak banjir di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, belum menerima bantuan sosial (bansos) tunai tahap pertama.

Menanggapi hal tersebut, pihak kecamatan kini melaksanakan pendataan susulan untuk penyaluran bantuan pada tahap kedua.

Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, menyatakan bahwa pendataan ulang ini bertujuan untuk memastikan warga yang rumahnya terdampak banjir dan memenuhi syarat dapat masuk ke dalam daftar penerima bantuan.

Langkah ini diambil setelah pihaknya menerima laporan bahwa masih terdapat rumah warga terdampak yang belum terdata dengan baik di Kelurahan Gunung Sarik.

“Pada Selasa (11/8/2026), kami telah melakukan mediasi dan mengundang warga setempat serta pengurus RT dan RW terdampak untuk menyampaikan bantuan sosial susulan tahap kedua,” ujar Rozaldi.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

Bantuan tunai yang disiapkan bernilai Rp2 juta bagi setiap warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir.

Secara keseluruhan di wilayah Kecamatan Kuranji, penyaluran bansos ini mencakup Kelurahan Kuranji, Korong Gadang, dan Gunung Sarik dengan total 191 rumah yang telah terdata, di mana 74 rumah di antaranya berada di Kelurahan Gunung Sarik.

Sebelumnya, protes sempat dilayangkan oleh belasan warga RT 01/RW 03 Kelurahan Gunung Sarik yang mendatangi kantor kelurahan pada Rabu (12/8/2026) siang. Mereka mempertanyakan penyaluran bansos yang dinilai tidak merata.

Perwakilan warga sekaligus juru bicara RT 01/RW 03, Yasmin (34), mengungkapkan kekecewaannya lantaran dari sekitar 52 rumah yang terdampak parah dengan ketinggian air mencapai pinggang di dalam rumah, hanya ada satu orang yang dilaporkan menerima bantuan.

Warga pun menuntut transparansi dari pihak kelurahan terkait proses verifikasi serta validasi data penerima agar bantuan dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran.

Saat ini, pihak kecamatan bersama pihak kelurahan tengah menyosialisasikan prosedur pendataan ulang dan meminta warga melengkapi dokumen persyaratan.

Data tersebut kemudian direkapitulasi untuk dikoordinasikan langsung dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang.

Rozaldi menambahkan bahwa proses pencairan bansos susulan tersebut masih menantikan arahan serta petunjuk teknis lebih lanjut dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Ia berharap proses pendataan tambahan ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (red)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690
Focus Mode