Maigus Nasir: Kota Padang Harus Jadi Role Model Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maigus Nasir: Kota Padang Harus Jadi Role Model Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan

Maigus Nasir: Kota Padang Harus Jadi Role Model Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan

Padang, Sumbarpro – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menegaskan bahwa Kota Padang harus mampu jadi role model dalam pengendalian inflasi, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. Hal itu disebutnya sejalan dengan Program Unggulan 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.

Membuka kegiatan acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan, Jumat (21/2/2025), Maigus Nasir menerangkan bahwa sejumlah langkah strategis telah diterapkan dalam rangka pengendalian inflasi.

Dijelaskannya, pengendalian inflasi yang baik memerlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat secara keseluruhan.

Baca Juga:  Pemko Padang Panjang Gelar Bazar Ramadan Selama Sepekan

“Sinergitas pedagang, produsen, kemudian bagaimana nanti pasar itu betul-betul dikoordinasi secara bersama, mulai dari hulu ke hilir. Kalau ini bisa di tata, pasar tidak akan memberi pengaruh yang berlebihan, tidak akan terjadi lonjakan-lonjakan harga,” katanya.

Dikatakannya, pengendalian inflasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya fokus pada peningkatan konsumsi, tetapi juga memahami bagaimana menjaga keseimbangan ekonomi. Kota Padang harus menjadi contoh dalam pengendalian inflasi dengan pola konsumsi yang lebih rasional,” ujarnya.

Baca Juga:  Fadly Amran Bawa Padang Diakui ASEAN atas Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Maigus Nasir berharap masyarakat ikut terlibat aktif dalam pengendalian inflasi dengan lebih mengutamakan kebutuhan esensial dibandingkan dengan belanja yang berlebihan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara daya beli dan ketersediaan barang di pasaran.

“Kita ingin masyarakat memahami bahwa Ramadan bukan hanya tentang konsumsi yang meningkat, tetapi juga tentang kebersamaan dan keseimbangan ekonomi. Dengan begitu, kita bisa mengelola sumber daya secara lebih efektif,” pungkasnya. (ak/*)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor
PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu
Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar
Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial
Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto
Jalur Mulai Terbuka! Wali Kota Bukittinggi Kirim Sembako ke Tanah Datar, 67 Rumah Warga Hanyut ke Danau
Partai Hanura Hadir ditengah Masyarakat, Bantu Warga Solok yang Tertimpa Bencana 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:51 WIB

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB

PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:49 WIB

Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:31 WIB

Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial

Berita Terbaru