Lindungi Pelajar, Selamatkan Masa Depan Sumbar

Redaksi
A+A-
Reset
Editorial Media Online Sumbarpro

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sumatera Barat memberi peringatan tegas kepada pelajar. Ada lima ancaman serius yang mengintai generasi muda saat ini.

Judi online, berita bohong (hoaks), perundungan, narkoba, dan penyalahgunaan vape. Peringatan itu disampaikan dalam program ‘Polisi Peduli Pendidikan’ di SMK Negeri 5 Padang, kemarin.

Kita menyambut baik inisiatif ini. Polisi tidak hanya bekerja menangkap pelaku kejahatan tapi juga turun ke sekolah untuk mencegah. Sesungguhnya mencegah jauh lebih baik daripada menindak.

Anak yang sudah terjerumus narkoba atau judi online tidak akan mudah dipulihkan. Mereka kehilangan masa depan. Mereka menyusahkan keluarga dan menjadi ‘beban’ masyarakat. Jadi, memberi pemahaman sejak dini adalah investasi yang sangat berharga.

Yang perlu kita cermati, ancaman itu memang nyata dan semakin dekat. Narkoba misalnya. Sumbar berada di posisi geografis yang rawan. Provinsi ini berbatasan langsung dengan Bengkulu, Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.

Jalur-jalur tikus menjadi pintu masuk barang haram. Kepolisian sendiri mengakui bahwa peredaran narkotika di Sumbar saat ini berada pada kondisi yang mengkhawatirkan. Jadi, peringatan kepada pelajar bukanlah isapan jempol. Ini adalah kenyataan yang harus dihadapi bersama.

Judi online juga tak kalah berbahaya. Siapa pun bisa mengaksesnya lewat ponsel. Anak-anak bisa terjebak tanpa sepengetahuan orang tua. Awalnya coba-coba, lama-lama kecanduan. Uang jajan habis, akhirnya nekat mencuri, berutang pada pinjaman online.

Belum lagi berita bohong atau hoaks. Anak-anak yang belum matang berpikir kritis mudah termakan informasi palsu. Mereka bisa ikut menyebarkan dan memprovokasi hingga terlibat konflik.

Perundungan atau bullying juga masih menjadi momok di sekolah. Banyak anak yang diam-diam menderita. Mereka takut melapor karena merasa tidak ada yang membela. Akibatnya, prestasi turun. Mereka malas sekolah. Bahkan ada yang nekat mengakhiri hidup. Ini adalah tragedi yang tidak boleh terus terjadi. Sekolah harus menjadi tempat paling aman. Bukan tempat yang menakutkan.

Vape atau rokok elektrik juga perlu diwaspadai. Banyak yang menganggapnya lebih aman daripada rokok biasa. Padahal tidak. Vape mengandung nikotin dan zat berbahaya lainnya. Banyak pelajar yang mulai mencoba-coba. Mereka tidak sadar bahwa itu adalah pintu masuk menuju rokok sungguhan, bahkan narkoba. Karena itu, pengawasan terhadap vape harus diperketat. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi generasi yang kecanduan.

Peringatan dari kepolisian ini harus ditindaklanjuti oleh semua pihak. Sekolah harus memperkuat pendidikan karakter. Orang tua di rumah juga harus mengawasi penggunaan ponsel anak. Batasi akses ke situs berbahaya.

Ajak mereka berbicara dari hati ke hati. Jangan hanya sibuk bekerja lalu lupa mendidik. Anak-anak butuh perhatian dan kasih sayang. Jika orang tua abai, anak akan mencari pelarian di luar rumah. Dan pelarian itu sering kali salah arah.

Pemerintah daerah juga harus hadir. Perkuat program edukasi di sekolah-sekolah. Libatkan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Gelar kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan keagamaan. Beri ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan energi mereka ke hal yang bermanfaat. Jangan biarkan mereka bosan lalu mencari kesibukan yang salah.

Kita juga mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya memberi peringatan. Tindak tegas bandar narkoba, penjudi online, dan pelaku perundungan. Jangan tebang pilih. Jangan beri ruang bagi mereka untuk beroperasi. Karena anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Jika mereka rusak, siapa yang akan membangun negeri ini.

Mari kita jadikan sekolah sebagai benteng terakhir bagi anak-anak. Lindungi mereka dari bahaya narkoba, judi online, hoaks, perundungan, dan vape. Bekali mereka dengan ilmu, iman, dan akhlak. Karena hanya dengan begitu, mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang tangguh. Generasi yang siap menghadapi tantangan zaman. *

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690