(Video) Kapolda Sumbar Interogasi Remaja Tawuran: Kasihan Orang Tuamu!

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, saat menginterogasi para remaja pelaku tawuran.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, saat menginterogasi para remaja pelaku tawuran.

Sumbarpro – Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta turun langsung menginterogasi sekelompok remaja yang diduga terlibat tawuran.

Interogasi tersebut berlangsung di Mapolda Sumbar, Senin (15/9/2025).

Dalam video yang diunggah di akun resmi Instagram @gatot.ts.91, interogasi berlangsung tegas dan mendalam.

Didampingi Wakapolda Brigjen Pol Solihin dan sejumlah pejabat utama Polda Sumbar serta Polresta Padang, Irjen Gatot menginterogasi para remaja dengan lugas.

Kapolda menyoroti penggunaan senjata tajam (sajam) dalam aksi tawuran yang berulang kali terjadi di Padang.

Sambil memegang sajam yang disita, ia bertanya keras kepada pelaku.

“Niat kamu apa? Bacok tuh niatmu (apa)?” tegasnya.

Kapolda juga menyoroti ironi para remaja yang masih berusia sekolah namun memilih jalan salah.

“Kenapa enggak sekolah? Masa depanmu coba gimana? Kasihan mamamu enggak?” ucapnya.

Menurutnya, kasus tawuran remaja di Padang sudah berulang kali menelan korban jiwa.

Kapolda menegaskan perlunya langkah proaktif dalam menanggulangi tawuran remaja yang marak di Padang.

Baca Juga:  Padang Darurat Tawuran

Ditekankannya, kasus tawuran kerap berulang dan dipicu masalah sosial, termasuk putus sekolah.

Menurut Kapolda, penegakan hukum saja tidak cukup. Ia meminta pejabat Polda Sumbar berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas pendidikan.

“Ini saya minta tolong nanti, tolong komunikasi dengan dinas, dengan Pak Wali Kota,” tegas Irjen Gatot.

Instruksi tersebut menegaskan komitmen Polda Sumbar untuk mencari solusi jangka panjang bersama pemerintah.

Ia menekankan bahwa persoalan ini harus dituntaskan karena telah menelan korban jiwa dan meresahkan masyarakat.

“Masalah ini harus betul-betul dituntaskan,” ujarnya.

Pendekatan lintas sektoral dianggap penting agar pendidikan, keluarga, dan aparat bekerja sama mencegah generasi muda terjerumus dalam aksi kriminal.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Gatot Tri Suryanta (@gatot.ts.91)

Diberitakan sebelumnya, tawuran antar dua kelompok remaja di Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, berakhir tragis pada Sabtu (13/9/2025) dini hari.

Pertikaian brutal yang melibatkan senjata tajam ini terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Baca Juga:  Cegah Tawuran, Orang Tua Diminta Lebih Aktif Awasi Pergaulan Anak

Satu remaja meninggal dunia akibat luka parah, sementara lima pelaku berhasil ditangkap polisi bersama barang bukti senjata tajam.

Rekaman video memperlihatkan dua kelompok remaja saling menyerang dengan senjata tajam.

Seorang pemuda berjaket merah terlihat terjatuh, lalu menjadi sasaran amukan lawan.

Ia dipukul dengan kayu, dihantam berulang kali, hingga ditebas dengan senjata tajam tanpa ampun.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun luka bacokan di tubuhnya terlalu parah.

Nyawanya tidak tertolong setelah tim medis berjuang keras memberikan pertolongan.

Polisi bergerak cepat setelah kejadian itu.

Tim Satreskrim Polresta Padang yang dipimpin Kompol Muhammad Yasin berhasil menangkap lima remaja di kawasan Bypass Ketaping, Kecamatan Kuranji.

Saat ditangkap, polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang masih disimpan pelaku.

Empat dari lima pelaku masih berstatus anak di bawah umur, sementara satu lainnya sudah dewasa. (ak)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Pria di Pasbar Tusuk Mulut Teman Pakai Samurai 
Lilitan Utang Membawa Petaka, Pasutri Muda Diciduk Polisi karena Mencuri
Siswi SMP Nyaris Diculik, Lolos Setelah Gigit Tangan Pelaku
Pembunuhan Sadis Dosen: Oknum Polisi Ditangkap, Motif Asmara Mulai Menguat
Pembunuhan Bayi di Bukittinggi, Polisi Dalami Misteri Jasad Terpotong Tiga
Diduga Hasil Hubungan Gelap, Janda Muda Siram Bayi yang Baru Dilahirkan Hingga Tewas
Siswi SMP Ditemukan Tewas di Saluran Air, Pelaku Mahasiswa Ditangkap
Istri Potong Alat Kelamin Suami Usai Baca Chat Selingkuh, Korban Meninggal Dunia

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:02 WIB

Sadis! Pria di Pasbar Tusuk Mulut Teman Pakai Samurai 

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:56 WIB

Lilitan Utang Membawa Petaka, Pasutri Muda Diciduk Polisi karena Mencuri

Rabu, 5 November 2025 - 06:22 WIB

Siswi SMP Nyaris Diculik, Lolos Setelah Gigit Tangan Pelaku

Senin, 3 November 2025 - 10:18 WIB

Pembunuhan Sadis Dosen: Oknum Polisi Ditangkap, Motif Asmara Mulai Menguat

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:49 WIB

Pembunuhan Bayi di Bukittinggi, Polisi Dalami Misteri Jasad Terpotong Tiga

Berita Terbaru

Kondisi salah satu bangunan gazebo beratap bagonjong yang mengalami kerusakan parah pada bagian lantai kayu dan tiang penyangga di kawasan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM), Kota Padang Panjang, Sabtu (4/7/2026). (Ist.)

Kabar Sumbar

Pemko Padang Panjang Revitalisasi Kawasan PDIKM

Minggu, 5 Jul 2026 - 03:11 WIB

Petugas kepolisian berpakaian sipil dari tim gabungan URC Satreskrim Polres Pasaman Barat mengamankan pelaku penganiayaan berinisial AR, di kediamannya di Jorong Sungai Magelang, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat. (Ist.)

Hukum & Kriminal

Sadis! Pria di Pasbar Tusuk Mulut Teman Pakai Samurai 

Minggu, 5 Jul 2026 - 03:02 WIB