Beranda / Ragam / Hiburan / Kangen Band Bubar, Dodhy Ungkap Adanya ‘Kezaliman’

Kangen Band Bubar, Dodhy Ungkap Adanya ‘Kezaliman’

Ahmad Kharisma
A+A-
Reset
Formasi lengkap Kanhen Band. Gitaris Kangen Band Dodhy Hardiyanto menyatakan pembubaran band pada Sabtu (12/9/2026).

BANDAR LAMPUNG, Sumbarpro – Industri musik tanah air dikejutkan oleh pengumuman pembubaran Kangen Band yang disampaikan langsung oleh gitaris sekaligus pendiri band, Dodhy Hardiyanto, melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (12/9/2026).

Dodhy mengunggah foto lima personel Kangen Band bertuliskan “BUBAR” serta menyebutkan adanya ‘kezalimanc yang tersimpan sekian lama di dalam tubuh grup musik pop melayu tersebut.

“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezaliman di dalamnya, saya selaku owner dan founder Kangen Band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama,” tulis Dodhy.

Selain mengumumkan pembubaran, Dodhy secara tegas melarang seluruh mantan personel Kangen Band dan para penyelenggara acara (EO) untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya seperti “Tentang Aku, Kau, dan Dia”, “Yolanda“, serta “Pujaan Hati“.

Sementara itu vokalis Kangen Band, Andika Mahesa mengaku kaget dan baru mengetahui kabar pembubaran tersebut melalui media sosial tanpa adanya komunikasi terlebih dahulu dari Dodhy.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

“Kalau gua sih belum tahu maksudnya, nunggu aja nanti apa dari pihak manajemen, pihak-pihak terkait, harus ketemu personel yang lain,” ujar Andika saat dihubungi awak media.

Andika membantah adanya konflik besar di internal grup, terlebih mereka baru saja menyelesaikan kegiatan bersama di Hong Kong empat hari sebelumnya.

“Iya, memang enggak ada masalah sebenarnya, bingung makanya, kita kan enggak tahu apakah Dodhy ada apa-apa,” tambah Andika.

Andika berencana terbang ke Jakarta untuk duduk bersama seluruh personel dan manajemen guna memperjelas status serta keputusan pembubaran grup musik yang berdiri sejak 4 Juli 2005 di Bandar Lampung tersebut.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak manajemen maupun penjelasan mendalam dari Dodhy mengenai alasan kezaliman yang dimaksudnya. (ak/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690