Makassar, Sumbarpro – PSM Makassar gagal memetik kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Menjamu Persita Tangerang pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu 19 September 2026 sore WIB, Juku Eja harus puas berbagi poin setelah laga berakhir imbang 2-2.
Laga ini terasa seperti deja vu buat PSM. Sama seperti pertandingan sebelumnya melawan Arema FC, Pasukan Ramang kembali tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit.
Bedanya, kali ini mereka harus bangkit dua kali untuk menyelamatkan satu poin di kandang sendiri.
Jalannya Pertandingan

Babak pertama berjalan tidak mudah buat PSM. Persita tampil lebih agresif sejak awal laga. Tim tamu berulang kali merepotkan lini belakang tuan rumah lewat serangan balik cepat.
Gol pembuka Persita lahir pada menit ke-17. Berawal dari serangan balik, Rayco Rodriguez melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang Hilmansyah. Bola rebound kemudian disambar Aleksa Andrejic untuk membawa Pendekar Cisadane unggul 1-0.
PSM berusaha merespons setelah kebobolan. Peluang terbaik tuan rumah di babak pertama hadir lewat Rizky Eka Pratama, tapi penyelesaiannya masih melebar dari sasaran.
Persita bahkan hampir menambah keunggulan di menit ke-35 lewat sepakan Pablo Ganet yang sudah berdiri bebas. Beruntung buat PSM, Hilmansyah masih bisa menepis bola tersebut. Skor 1-0 untuk Persita bertahan hingga turun minum.
Drama Empat Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, PSM meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Darije Kalezic melakukan rotasi ganda pada menit ke-61. Fahrul Aditia masuk menggantikan Akbar Tanjung, sementara Henhen Herdiana menggantikan Muhammad Mufli Hidayat.
Masuknya kedua pemain itu terbukti mendongkrak agresivitas Juku Eja.
Upaya PSM akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Ananda Raehan mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan bola secondball di dalam kotak penalti. Tendangan setengah volinya tidak bisa dijangkau kiper Persita, Igor Rodrigues.
Skor berubah 1-1. Stadion Gelora BJ Habibie bergemuruh.
Tapi euforia tuan rumah hanya bertahan dua menit. Persita langsung membalas pada menit ke-74. Tyronne del Pino, mantan playmaker Persib Bandung, menyambut umpan sundulan Luquinhas dengan sontekan di tiang jauh. Bola melewati jangkauan Hilmansyah.
Skor kembali berubah, 2-1 untuk Persita.
PSM tak mau kalah di kandang sendiri. Anak asuh Darije Kalezic terus menekan pertahanan Persita. Gol penyama kedudukan akhirnya datang pada menit ke-83. Stefan Jevtoski melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Igor Rodrigues.
Skor kembali sama kuat, 2-2.
Wasit sempat melakukan pemeriksaan VAR sebelum mengesahkan gol tersebut. Setelah dipastikan tidak ada pelanggaran dalam proses terjadinya gol, wasit menunjuk titik tengah lapangan. Jevtoski jadi penyelamat PSM di laga ini.
Di sisa waktu, kedua tim berusaha mencari gol kemenangan. Tapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tetap bertahan. PSM harus puas berbagi satu poin dengan tamunya.
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, mengaku tidak senang dengan hasil ini. Pasalnya, timnya sudah dua kali unggul atas PSM, tapi gagal membawa pulang tiga poin.
Menurutnya, ada evaluasi yang harus dilakukan terutama soal bagaimana mempertahankan keunggulan.
Sementara dari kubu PSM, hasil ini jelas belum memuaskan. Juku Eja masih mencari kemenangan pertama musim ini. Dua poin dari tiga laga bukan catatan yang bagus buat tim sebesar PSM Makassar. Apalagi mereka belum bisa memanfaatkan status kandang dengan maksimal.
Laga ini menjadi pertandingan terakhir kedua tim sebelum jeda internasional selama tiga minggu. Setelah jeda, PSM dijadwalkan bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 9 Oktober 2026.
Sementara Persita Tangerang akan menjamu Garudayaksa FC di Banten International Stadium pada 10 Oktober 2026. (ak/*)



