Skandal Kartu Merah Balogun Warnai Kekalahan Tuan Rumah, Belgia Pesta Gol ke Gawang ‘Paman Sam’

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertandingan babak 16 besar antara Amerika Serikat vs Belgia, Selasa pagi WIB (7/7/2026). (Ist.)

Pertandingan babak 16 besar antara Amerika Serikat vs Belgia, Selasa pagi WIB (7/7/2026). (Ist.)

Sumbarpro — Kontroversi yang menyelimuti keputusan FIFA sejak hari-hari menjelang laga akhirnya berujung nestapa bagi tuan rumah Amerika Serikat. Bertanding pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Selasa pagi WIB (7/7/2026), armada Paman Sam dipaksa bertekuk lutut setelah digulung Belgia dengan skor mencolok 4-1.

Hasil minor ini sekaligus memupus ambisi AS untuk menembus babak perempat final yang telah lama mereka dambakan sejak 24 tahun silam.

Kekalahan telak ini terasa kian ironis akibat sorotan tajam yang mengarah pada Folarin Balogun. Sang penyerang andalan tetap diizinkan merumput setelah FIFA secara kontroversial membatalkan hukuman kartu merah yang ia terima pada laga sebelumnya.

Keputusan langka ini kabarnya lahir setelah Presiden AS Donald Trump turun tangan menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino, yang sempat memicu protes keras dari kubu Belgia.

Namun di lapangan, kontroversi itu berujung hambar setelah Balogun gagal total memberikan dampak bagi permainan tuan rumah.

Laga baru berjalan sembilan menit ketika Belgia langsung membungkam publik Seattle. Berawal dari kegagalan barisan pertahanan AS dalam menyapu bersih bola operan Leandro Trossard, Charles De Ketelaere dengan cerdik menyambar peluang tersebut untuk mencetak gol pertamanya di panggung Piala Dunia.

Belgia sempat mendapat ujian ketika gelandang Amadou Onana mengalami cedera lutut pada menit ke-21 sehingga harus digantikan oleh Hans Vanaken. Kendati demikian, dominasi Setan Merah—julukan Timnas Belgia—tidak kendur sama sekali.

Sepanjang paruh pertama, mereka sukses membombardir pertahanan AS dengan catatan 11 kali percobaan tembakan, berbanding terbalik dengan tuan rumah yang hanya mampu membalas tiga kali.

Baca Juga:  Timnas U-17 Berangkat Lebih Cepat Ke Piala Asia. Erick Thohir: Target Lolos ke Piala Dunia U-17

Asap harapan sempat mengepul bagi AS pada menit ke-31 ketika mereka dihadiahi eksekusi tendangan bebas persis di luar kotak penalti.

Malik Tillman yang maju sebagai penendang melepaskan sepakan yang sempat membentur pagar hidup Belgia, membuat arah bola berubah arah dan mengecoh kiper Thibaut Courtois. Skor imbang 1-1 membuat seisi Lumen Field bergemuruh hebat.

Namun, euforia publik tuan rumah hanya seumur jagung. Selang 120 detik kemudian, Trossard kembali menunjukkan kelasnya sebagai kreator serangan dengan mengirimkan umpan silang akurat ke jantung pertahanan AS.

De Ketelaere yang berdiri di antara kawalan ketat bek lawan memenangi duel udara dan menyundul bola masuk ke gawang. Gol kedua penyerang muda itu membawa Belgia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.

Memasuki paruh kedua, malapetaka bagi lini belakang AS kian tidak terbendung. Pada menit ke-57, penjaga gawang Matt Freese melakukan blunder fatal setelah ragu-ragu saat mencoba menghalau bola di luar area kotak penalti.

Bola liar berhasil dicuri oleh De Ketelaere yang langsung mengumpankannya kepada Hans Vanaken, yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang yang sudah melongo kosong.

Dua menit setelah gol ketiga Belgia, hantaman bagi AS kian lengkap sewaktu kapten sekaligus motor serangan mereka, Christian Pulisic, terpaksa dilarikan keluar lapangan akibat dibekap cedera.

Kehilangan sosok pemimpin membuat skema ofensif racikan Mauricio Pochettino kehilangan arah dan kreativitas.

Masuknya sejumlah tenaga segar di lini depan tidak banyak mengubah keadaan, termasuk peluang Sebastian Berhalter pada menit ke-79 yang masih melambung tinggi di atas mistar.

Baca Juga:  Vivin Sungkono Menghadiri Rapat Komite AFC, Bahas Masa Depan Sepak Bola Wanita Asia

Penderitaan Amerika Serikat akhirnya digenapi pada masa injury time babak kedua. Romelu Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti melepaskan tembakan terukur untuk mengubah papan skor menjadi 4-1 sekaligus mengunci kemenangan mutlak Belgia.

Secara statistik, Belgia mutlak menguasai jalannya pertandingan dengan menorehkan 15 tembakan yang tujuh di antaranya menyasar tepat ke gawang, sementara AS hanya mampu mencatatkan dua shot on target dari tujuh percobaan.

Hasil memilukan di hadapan lebih dari 60.000 pasang mata ini sekaligus mengulang memori kelam Piala Dunia 2014, saat AS juga didepak oleh Belgia pada fase yang sama melalui drama perpanjangan waktu.

Kekalahan ini juga menandai kegagalan keempat secara beruntun bagi AS di babak 16 besar sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Di sisi lain, perdebatan panjang mengenai status Balogun yang sempat memanaskan tensi sebelum laga kini menguap begitu saja.

Penyerang yang telah mengoleksi tiga gol di turnamen ini tampil jauh di bawah performa terbaiknya dan terisolasi total, dengan satu-satunya peluang matang pada menit ke-82 yang dengan sangat mudah dipatahkan oleh Courtois.

Lewat kemenangan meyakinkan ini, Belgia sukses membungkam segala polemik non-teknis dan resmi melaju ke babak perempat final untuk menantang Spanyol dalam laga klasik yang akan digelar di Los Angeles.

Bagi Amerika Serikat, mimpi besar di rumah sendiri terpaksa karam lebih cepat di tangan ketangguhan generasi emas Belgia. (ak/*)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Pahit Tarian Terakhir Sang Megabintang
Prediksi Argentina vs Mesir: Adu Magis Messi dan Salah
Prediksi Kolombia vs Swiss: Ambisi ‘Si Pemetik Kopi’ Mengulang Memori Manis Tiga Dekade Silam
Prediksi Portugal vs Spanyol: Pertaruhan Gengsi Dua Generasi dalam Derbi Iberia
Prediksi AS vs Belgia: Misi Tuan Rumah Menghapus Kutukan ‘Setan Merah’
Daftar Lengkap Pertandingan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Prancis vs Paraguay: Ujian Konsistensi Les Bleus dan Dongeng La Albirroja yang Belum Usai
Prediksi Kanada vs Maroko: Misi Balas Dendam Empat Dekade ‘Les Rogues’

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:51 WIB

Skandal Kartu Merah Balogun Warnai Kekalahan Tuan Rumah, Belgia Pesta Gol ke Gawang ‘Paman Sam’

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:20 WIB

Akhir Pahit Tarian Terakhir Sang Megabintang

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:12 WIB

Prediksi Kolombia vs Swiss: Ambisi ‘Si Pemetik Kopi’ Mengulang Memori Manis Tiga Dekade Silam

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:48 WIB

Prediksi Portugal vs Spanyol: Pertaruhan Gengsi Dua Generasi dalam Derbi Iberia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:18 WIB

Prediksi AS vs Belgia: Misi Tuan Rumah Menghapus Kutukan ‘Setan Merah’

Berita Terbaru

Tangis Cristiano Ronaldo pecah usai kekalahan Portugal dari Spanyol dengan skor 0-1, pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa dinihari WIB (7/7/2026). (Ist.)

Sepakbola

Akhir Pahit Tarian Terakhir Sang Megabintang

Selasa, 7 Jul 2026 - 09:20 WIB

Ilustrasi.

Tajuk

Menguji Taji Jenderal Intelijen

Minggu, 5 Jul 2026 - 23:03 WIB