Sumbarpro – Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun, AKH, ditemukan tewas di kamar kosnya di Pekanbaru setelah dianiaya pacarnya sendiri, AD alias Dika (19).
Korban mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan wajah, serta ditemukan dalam kondisi mengeluarkan bau tidak sedap.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (18/10/2025), di sebuah kamar kos di Jalan Usaha Gang Amal, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Korban ditemukan tak bernyawa diduga akibat mengalami penganiayaan berat oleh pacarnya.
Kabar kematian AKH pertama kali disampaikan oleh ibu pelaku, Eka Oktavia, yang menghubungi ayah korban, Teguh, melalui telepon.
Tanpa penjelasan rinci, Eka hanya memberi tahu bahwa AKH telah meninggal dunia.
Orang tua korban segera bergegas ke lokasi, namun jenazah ternyata sudah dipindahkan ke rumah orang tua pelaku yang berada tak jauh dari kamar kos.
Di sana, mereka mendapati anaknya terbaring kaku dengan wajah penuh memae.
Pipi, mata, dan hidung membengkak, serta tubuh yang mulai mengeluarkan bau tidak sedap.
“Ayah korban histeris dan menanyakan apa yang terjadi, tetapi pelaku hanya diam,” ungkap Kapolsek Limapuluh, Kompol Viola Dwi Angreni, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Safril.
Menurut keterangan warga sekitar, AKH kerap menjadi korban kekerasan dalam hubungan asmara dengan Dika.
Perlakuan kasar itu diketahui berulang, namun tidak pernah dilaporkan secara resmi hingga berujung kematian.
Tidak terima dengan kondisi jenazah anaknya, orang tua AKH membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum et repertum. Setelah itu, mereka melapor ke Polsek Limapuluh.
Berdasarkan laporan tersebut, kepolisian langsung mengamankan AD alias Dika sebagai tersangka.
Ia kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pihak kepolisian masih mendalami kronologis kejadian dan motif di balik kasus tragis ini. (edt)

















