Daftar Isi
PADANG, Sumbarpro – Semen Padang FC datang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, dengan membawa segudang masalah. Klub berjuluk ‘Kabau Sirah’ itu baru saja dijatuhi denda total Rp75 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat berbagai pelanggaran dalam laga kontra PSMS Medan pekan lalu.
Belum reda masalah finansial, tim asuhan Stefano Cugurra alias Teco itu juga kehilangan kiper utamanya, Ikram Al Ghiffari, yang dipastikan absen karena cedera.
Situasi pelik itu harus dihadapi Semen Padang saat melakoni laga tandang melawan Persiku Kudus pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu malam (24/10/2026).
Teco tidak bisa memungkiri bahwa timnya sedang berada di bawah tekanan. Sejak mengambil alih kursi pelatih, ia belum merasakan kemenangan. Dua laga dilaluinya dengan hasil mengecewakan, takluk 0-1 dari Persikad Depok dan bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan.
Meski begitu, pelatih asal Brasil itu menolak berlindung di balik masalah yang ada. Ia justru menyebut persiapan kali ini jauh lebih ideal dibandingkan laga-laga sebelumnya.
“Tim sudah lima kali latihan dan kita kejar semua aspek, mulai dari fisikal, teknikal, taktikal. Kami jauh lebih siap lawan (Persiku) Kudus,” ujar Teco, Jumat (23/10).
Meski demikian, absennya Ikram Al Ghiffari membuat sektor penjaga gawang Semen Padang menjadi sorotan utama. Nama-nama seperti Mulyadi, Achmad Iqbal Bachtiar, dan Dikri Yusron disebut-sebut berpeluang besar mengisi posisi yang ditinggalkan kiper muda Timnas Indonesia tersebut.
Namun, Teco menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, kiper-kiper pengganti memiliki kualitas yang mumpuni dan sudah menunjukkan performa apik selama sesi latihan.
“Sekarang mereka punya kesempatan untuk main. Mereka punya kualitas juga. Mudah-mudahan bisa bermain bagus dan membantu tim,” kata Teco.
Di sisi lain, Persiku Kudus juga tidak dalam kondisi yang lebih baik. Klub berjuluk ‘Macan Muria’ itu terpuruk di dasar klasemen Grup A dengan torehan minus satu poin. Mereka belum meraih satu kemenangan pun dari enam pertandingan yang telah dilakoni, dan saat ini tengah berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.
Kondisi tersebut membuat laga ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama sedang mencari identitas permainan terbaiknya.
Rekor Pertemuan dan Modal Berharga
Secara historis, Semen Padang sedikit lebih diunggulkan dibandingkan Persiku Kudus. Dari 20 pertemuan yang tercatat, Kabau Sirah berhasil meraih 10 kemenangan, sementara Persiku hanya menang lima kali, dan lima laga lainnya berakhir imbang.
Akan tetapi, catatan tersebut tentu tidak bisa dijadikan patokan mutlak, mengingat performa kedua tim musim ini sedang tidak stabil.
Bagi Semen Padang, kemenangan atas Persiku bukan sekadar soal tiga poin. Teco menyadari bahwa tambahan angka sangat penting untuk memperbaiki posisi tim di klasemen sementara, sekaligus menjaga peluang bersaing di jalur promosi ke Liga 1.
Saat ini, Semen Padang berada di peringkat keenam dengan koleksi tujuh poin, tertinggal delapan angka dari PSPS Pekanbaru yang memuncaki klasemen.
Dukungan penuh dari manajemen dan suporter menjadi modal tambahan bagi pasukan Kabau Sirah. Presiden klub, Andre Rosiade, dikabarkan tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Teco untuk membawa tim bangkit.
Namun, tekanan dari kalangan suporter yang mulai tidak sabar dengan hasil buruk juga menjadi ‘cambuk’ tersendiri bagi para pemain untuk segera memberikan yang terbaik.
Perkiraan Susunan Pemain Semen Padang FC
Kiper: Dikri Yusron
Bek: Novri Setiawan, Igor Cukovic, Safrudin Tahar, Rezaldi Hehanussa
Tengah: Muhammad Hargianto, Alwi Slamat, Savio Roberto.
Depan: Stefano Lilipally, Mierza Firjatullah, Ilija Spasojevic.
(ak/*)
