Statistik Verdonk di Liga Champions vs Galatasaray: Akurasi Umpan 82 Persen

Bek Timnas Indonesia itu mencatatkan 82 persen akurasi umpan dan memenangi tujuh duel darat, tetapi kelengahan lini belakang Les Dogues membuat Osimhen dan kolega berpesta empat gol di Pierre-Mauroy.

Redaksi
A+A-
Reset
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, tampil sebagai starter dan bermain penuh 90 menit dalamm laga matchday ketiga Liga Champions di Stadion Pierre-Mauroy, Lille, Kamis dinihari (22/10/2026) WIB.

Sumbarpro – Calvin Verdonk menjalani debut sebagai starter di Liga Champions saat Lille OSC takluk 2-4 dari Galatasaray pada matchday ketiga fase liga di Stadion Pierre-Mauroy, Kamis dinihari WIB (22/10/2026).

Bek kiri Timnas Indonesia itu bermain penuh 90 menit, menggantikan peran Romain Perraud yang biasa mengisi posisi tersebut.

Kekalahan ini memperpanjang mimpi buruk Lille di kompetisi elite Eropa. Les Dogues belum meraih satu poin pun dari tiga pertandingan dan kini terpuruk di peringkat ke-35 atau kedua terbawah dari 36 tim peserta fase liga.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Galatasaray membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit melalui Yunus Akgun yang memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti.

Lille merespons lima menit berselang lewat penyelesaian tenang Soriba Diaoune, penyerang sayap berusia 19 tahun, usai menerima assist terukur dari Alexandro.

Verdonk sempat menghadapi tekanan sengit dari lini serang Galatasaray, terutama dari Victor Osimhen yang beberapa kali mencoba mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Lille.

Meski begitu, pemain berusia 29 tahun itu juga berkontribusi dalam membangun serangan. Beberapa umpan tariknya sempat membuka peluang bagi rekan-rekannya, tetapi belum berbuah gol.

Lille sempat berbalik unggul pada menit ke-39 setelah Diaoune mencetak gol keduanya memanfaatkan umpan Hakon Haraldsson.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan hingga turun minum. Roland Sallai melewati Verdonk sebelum mengirim umpan yang diselesaikan Aleksey Batrakov menjadi gol penyama kedudukan pada menit ke-44.

Memasuki babak kedua, bencana menghampiri tuan rumah. Gelandang Lille, Nabil Bentaleb, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-52 yang membuat Galatasaray kembali memimpin.

Sembilan menit berselang, Osimhen akhirnya mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Baris Yilmaz. Gol itu menjadi pukulan telak bagi Lille dan menutup pertandingan dengan skor 4-2 untuk kemenangan tim tamu.

Pelatih Lille, Davide Ancelotti, mengakui timnya kehilangan konsentrasi pada momen-momen krusial. Menurutnya, pola kebobolan yang terjadi pada awal laga, jelang turun minum, dan awal babak kedua bukanlah hal baru dan harus segera diperbaiki.

Statistik Verdonk

Berdasarkan data pertandingan yang dihimpun, Verdonk tampil cukup solid secara individu di tengah keterpurukan tim.

Ia mencatatkan 64 sentuhan bola dan melepaskan 45 umpan dengan 37 di antaranya akurat, atau mencapai tingkat keberhasilan 82 persen.

Ia juga tercatat melepaskan dua umpan kunci dan empat umpan silang, dengan dua di antaranya menemui sasaran.

Dalam aspek pertahanan, Verdonk melakukan lima kontribusi defensif yang terdiri dari dua tekel, dua intersep, dan satu sapuan.

Ia juga memenangi tujuh dari sepuluh duel darat serta satu dari dua duel udara. Meski begitu, ia tercatat sebagai pemain Lille yang paling sering melakukan pelanggaran dengan tiga kali pelanggaran.

Performa tersebut memberinya rating 6,1 dari aplikasi statistik pertandingan, sedikit lebih tinggi dibandingkan penilaian Kompas yang memberinya nilai 6,0.

Penampilan penuh Verdonk dalam pentas Liga Champions ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia menjelang agenda internasional mendatang. (ak/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690