Ini Sederet Masalah yang Harus Dibenahi Teco Cugurra Jelang Laga Semen Padang FC vs Persiku

Redaksi
A+A-
Reset
Semen Padang vs Persiku, Sabtu, 24 Oktober 2026.

PADANG, Sumbarpro — Enam pertandingan telah dilalui Semen Padang FC pada ajang Pegadaian Championship 2026/2027.

Mengumpulkan tujuh poin dari hasil dua kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan, posisi tim berjuluk Kabau Sirah di papan tengah dinilai belum mencerminkan target juara yang dipatok manajemen.

Jelang laga pekan ketujuh menghadapi Persiku, Sabtu malam (24/10/2026), ada sederet masalah kabau sirah yang harus dibenahi pelatih kepala Stefano ‘Teco’ Cugurra.

Pola permainan tim mulai terbaca oleh lawan. Di sisi lain, kualitas individu pemain belum terintegrasi secara utuh, ditambah adanya kelemahan taktis yang sangat elementer.

Sektor penyerangan Semen Padang FC sejauh ini mencatatkan dominasi penguasaan bola, tetapi sering kehilangan ketajaman saat memasuki sepertiga area pertahanan lawan.

Masalah lain terlihat di lini pertahanan yang kerap kehilangan konsentrasi jelang akhir pertandingan, seperti saat kebobolan pada menit 90+5 ketika berhadapan dengan Persikad dan menit 90+4 saat berjumpa PSMS.

Dari sisi komposisi pemain, Ilija Spasojevic yang jadi andalan di lini depan kerap terisolasi akibat minimnya pasokan bola.

Stefano Lilipaly yang ditempatkan di sisi kanan justru cenderung jadi motor serangan utama. Peran itu harusnya dimainkan oleh Savio Roberto. Sayangnya, Savio masih menjalani proses penyesuaian dengan atmosfer kompetisi.

Teco juga perlu mempertimbangkan untuk memainkan Risman Maring sejak menit awal.

Kontribusinya melalui dua gol yang menyelamatkan Semen Padang dari kekalahan meski turun sebagai pemain pengganti, sudah cukup baginya untuk diberi kepercayaan lebih.

Di lini tengah, kerja keras Hargianto dan Alwi Slamat belum sepenuhnya menutupi ruang transisi saat tim menerima serangan balik.

Sementara koordinasi serta komunikasi di lini belakang masih membutuhkan pembenahan agar tampil lebih solid.

Menghadapi Persiku Kudus yang berada di dasar klasemen, Semen Padang FC dituntut tampil lebih menekan sejak menit awal.

Penerapan high pressing dipandang perlu untuk membongkar pertahanan rapat lawan sekaligus memburu gol cepat guna mengamankan poin penuh.

Jelang laga nanti, semua masalah itu harus segera dibenahi tanpa perlu merombak formasi. Tetap pertahankan formasi 4-3-3 sebagai skema utama, dengan catatan penyesuaian peran sesuai pola permainan.

Formasi lini belakang dihuni Novri Setiawan, Igor Cukovic, Safrudin Tahar, dan Rezaldi Hehanussa di depan kiper Ikram Al Giffari.

Sektor tengah diisi trio Muhammad Hargianto, Alwi Slamat, dan Savio Roberto Juliao Figueiredo.

Sedangkan lini depan percayakan pada Risman Maring, Mierza Firjatullah, dan Ilija Spasojevic. (ak/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690