Beranda / Kabar Sumbar / MTQ Nasional XXXI/2026 Berakhir, Sumbar Kembali Gagal Masuk 10 Besar

MTQ Nasional XXXI/2026 Berakhir, Sumbar Kembali Gagal Masuk 10 Besar

Ahmad Kharisma
A+A-
Reset
Momen penyerahan trofi juara umum oleh Menteri Agama kepada Kalimantan Timur yang berhasil mendominasi dan keluar sebagai pemenang pada penutupan MTQ Nasional 2026.

SEMARANG, Sumbarpro — Kafilah Sumatera Barat menutup perjalanan di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI/2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, tanpa berhasil menembus jajaran 10 besar.

Hasil ini melanjutkan tren penurunan yang mulai terlihat sejak dua edisi sebelumnya. Dari posisi lima besar pada 2022, Sumbar kini harus puas berada di luar 10 besar pada dua penyelenggaraan berturut-turut.

Kafilah Provinsi Kalimantan Timur resmi ditetapkan sebagai juara umum usai mengumpulkan total 288 poin dari seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Nomor Kep-05/DH/MTQN-XXXI/IX/2026. Keputusan ini dibacakan langsung oleh Ketua Dewan Hakim, Syibli Syarjaya, pada malam penutupan perhelatan nasional tersebut di Semarang, Sabtu (19/9).

Kafilah Kalimantan Timur mengungguli tuan rumah Jawa Tengah yang harus puas berada di peringkat kedua dengan raihan 208 poin, disusul DKI Jakarta di posisi ketiga dengan akumulasi 129 poin. Penentuan peringkat sepuluh besar ini didasarkan pada hasil Sidang Pleno Dewan Hakim yang merakapitulasi seluruh perolehan poin dari setiap kafilah provinsi.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

Dalam daftar sepuluh besar nasional, posisi berikutnya ditempati oleh Aceh dan Jawa Timur yang secara bersamaan menduduki peringkat keempat dengan masing-masing mengantongi 99 poin. Sementara peringkat kelima diisi oleh Sumatera Utara dan Jawa Barat yang sama-sama mengumpulkan 71 poin.

Peringkat keenam hingga kesepuluh berturut-turut diraih oleh Sumatera Selatan (55 poin), Banten (52 poin), Riau (35 poin), Nusa Tenggara Barat (33 poin), dan Sulawesi Selatan (31 poin).

Prestasi tertinggi Kafilah Sumbar diraih oleh Ari Saputra Ramadhani di cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an. Ari berhasil menyabet Juara 2 pada golongan Kaligrafi Digital Putra.

Capaian ini gagal memenuhi target yang dicanangkan Pemprov Sumbar sebelumnya. Wagub Sumbar Vasko Ruseimy yang juga menjabat Ketua Umum LPTQ Sumbar, sempat menargetkan Sumbar menembus 10 besar nasional, bahkan optimis mampu masuk lima besar. Target tersebut berpijak pada modal MTQ Korpri Nasional, di mana Sumbar berhasil mempertahankan juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Namun, hasil di MTQ Nasional tidak sejalan dengan capaian di ajang Korpri tersebut.

Kontras antara prestasi di MTQ Korpri dan MTQ Nasional menunjukkan bahwa keberhasilan di satu ajang tidak selalu berbanding lurus dengan ajang lainnya. Kompetisi di MTQ Nasional jauh lebih ketat karena melibatkan peserta terbaik dari 37 provinsi di seluruh Indonesia. MTQ Nasional XXXI diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi, yang berlomba pada delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori. Kafilah Sumbar sendiri memberangkatkan 57 orang peserta yang telah melalui seleksi ketat tingkat provinsi.

Prestasi Sumbar Terus Menurun 

Tiga MTQ Nasional terakhir menorehkan catatan yang pahit bagi Kafilah Sumbar. Dari puncak lima besar pada 2022, Sumbar justru terlempar dari 10 besar pada 2024, dan kembali gagal menembus jajaran elite pada 2026.

Pada MTQ Nasional XXIX yang digelar di Banjar, Kalimantan Selatan, Kafilah Sumbar menorehkan salah satu capaian terbaiknya. Sumbar berhasil menembus lima besar dengan menempati peringkat kelima dan mengumpulkan total nilai 35. Target lima besar yang dicanangkan Pemprov Sumbar saat itu tercapai.

Keberhasilan ini ditopang oleh 11 medali yang diraih kafilah Sumbar, terdiri dari tiga medali emas, enam medali perak, dan dua medali perunggu. Selain medali, sejumlah peserta Sumbar juga menempati posisi peringkat harapan di berbagai golongan. Capaian ini menjadikan MTQ 2022 sebagai titik tertinggi Kafilah Sumbar dalam tiga edisi terakhir.

Dua tahun berselang, Kafilah Sumbar mengalami kemunduran signifikan. Pada MTQ Nasional XXX di Samarinda, Kalimantan Timur, Sumbar gagal masuk jajaran 10 besar dan harus puas berada di peringkat 11 dengan nilai 65. Sumbar kalah tipis dari Kepulauan Riau yang menempati peringkat 10 dengan nilai 67.

Pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, Kafilah Sumbar kembali gagal menembus 10 besar.

Jakarta Tuan Rumah MTQ Nasional XXXII/2027

Pada malam penutupan, estafet penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 resmi diserahkan kepada DKI Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar menutup gelaran ini dan berpesan agar pembinaan Al-Qur’an tidak berhenti sepulang dari arena musabaqah.

“Musabaqah berakhir, para juara telah ditetapkan dan para kafilah kembali ke daerah masing-masing. Tugas kita membumikan nilai-nilai Al Quran tidak ikut berakhir,” ujarnya. (edt/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690