Beranda / Kabar Sumbar / Kualitas Udara Padang Minggu Sore Sangat Tidak Sehat

Kualitas Udara Padang Minggu Sore Sangat Tidak Sehat

Redaksi
A+A-
Reset
Kabut Asap Karhutla Bikin Kualitas Udara Padang Memburuk

Padang, SumbarproKabut asap membuat udara Kota Padang pada Minggu siang hingga sore ini (13/6/2026), masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Platform IQAir mencatat Indeks Kualitas Udara (AQI) Kota Padang mencapai 287.

Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi 236,8 µg/m³ atau 40,2 kali nilai panduan tahunan PM2.5 dari WHO.

Saat data ditampilkan, suhu udara 30°C, kecepatan angin 14k m/jam, dan kelembapan 80 persen.

Sementara itu, pemantauan dengan parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan nilai 198, masuk kategori Tidak Sehat.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

Data ISPU ini diperoleh dari alat pemantau yang dioperasikan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat.

Dampak pada Dunia Pendidikan

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang masih menunggu perkembangan kualitas udara sebelum menentukan apakah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diperpanjang atau sekolah kembali menerapkan pembelajaran tatap muka.

Kepala Disdik Padang, Yopi Krislova, menyatakan keputusan akan bergantung pada kondisi udara.

“Apabila kondisi kualitas udara kuning, kita sekolah. Apabila kondisinya merah dan hitam, daring akan diperpanjang,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemko Padang telah menerapkan PJJ bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta mulai Rabu (9/9/2026) hingga Jumat (11/9/2026).

Peserta didik jenjang PAUD dan TK diliburkan akibat kondisi kualitas udara yang memburuk.

Yopi berharap kualitas udara segera membaik agar siswa dapat kembali belajar di sekolah, terutama karena siswa dalam waktu dekat akan menghadapi ujian tengah semester.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat secara resmi menghentikan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Padang pada Minggu (13/6/ 2026).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, menjelaskan keputusan ini didasarkan pada pemantauan ketat parameter ISPU.

“Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk menghentikan sementara kegiatan CFD, yang biasanya menjadi ruang masyarakat berolahraga di luar ruangan,” katanya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk sementara mengalihkan aktivitas olahraga ke dalam ruangan. Bagi yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, diwajibkan menggunakan masker.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan seperti balita, anak-anak usia sekolah, lansia, serta individu dengan riwayat penyakit pernapasan, jantung, dan paru-paru.

Memburuknya kualitas udara di Kota Padang disebabkan oleh kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan menginformasikan keputusan selanjutnya kepada masyarakat. (ak/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690