Beranda / Ragam / Teknologi / Tren Foto Jadul 1980-an, Begini Cara Bikinnya agar Hasilnya Perfect!

Tren Foto Jadul 1980-an, Begini Cara Bikinnya agar Hasilnya Perfect!

Redaksi
A+A-
Reset
Tampilan foto Raffi Ahmad dan Nagita Slavina hasil olahan AI tersebut menampilkan detail khas era 80-an, mulai dari tatanan rambut bervolume hingga pilihan pakaian ikonik. (Foto: IG Raffi Ahmad)

Padang, Sumbarpro — Jagat media sosial Tanah Air kembali dihebohkan tren baru yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

Bukan filter biasa, melainkan tren mengubah foto diri menjadi potret bernuansa tahun 1980-an yang membanjiri linimasa Instagram hingga TikTok.

Tren yang dikenal sebagai “Image 80 AI” atau “80s Flashback” ini memungkinkan siapa pun tampil seolah hidup di era disko dan musik pop lawas.

Fenomena Nostalgia Berbalut Teknologi

Tren ini pada dasarnya permainan nostalgia. AI menganalisis struktur wajah pengguna, lalu merancang ulang penampilan dengan gaya rambut bervolume, busana retro, aksesori mencolok, hingga latar belakang bergaya studio foto lawas.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

Efek visual seperti butiran film analog, warna memudar, dan pencahayaan klasik melengkapi kesan autentik era 1980-an.

Daya tariknya terletak pada kemudahan dan hasil personal. Pengguna tidak perlu punya foto asli era 80-an.

Hanya bermodal swafoto masa kini, AI mengolahnya menjadi potret seolah diambil puluhan tahun lalu, tetapi tetap mempertahankan ciri khas wajah pengguna.

Popularitas tren ini tidak hanya menyasar warganet biasa. Sejumlah publik figur Tanah Air, seperti Raffi Ahmad, turut mencoba dan mengunggah hasilnya ke media sosial.

Bahkan tren ini menyebar ke kalangan politikus di India, menunjukkan betapa masif jangkauannya secara global.

Cara Membuat “Image 80 AI” di ChatGPT

Untuk mengikuti tren ini, pengguna tidak perlu ahli desain grafis.

ChatGPT, salah satu platform AI paling populer, menyediakan fitur yang memudahkan siapa pun mencobanya. Ada dua cara yang bisa dilakukan.

  • Cara Otomatis

Cara pertama, memakai fitur otomatis “80s Flashback” tanpa prompt. Cara ini paling mudah dan direkomendasikan bagi pemula. Langkahnya sebagai berikut.

1. Buka aplikasi ChatGPT di ponsel atau situs web resminya.

2. Pada kolom pengetikan chat, klik ikon plus (+) dan pilih fitur “Create an image” atau langsung masuk ke menu “Gambar”.

3. Akan muncul sejumlah pilihan gaya desain. Pilih opsi “80s Flashback”.

4. Unggah foto yang ingin diubah, atau ambil foto baru langsung dari kamera.

5. ChatGPT otomatis memproses foto tersebut dan menghasilkan versi baru bernuansa tahun 1980-an. Setelah selesai, gambar bisa diunduh dan dibagikan ke media sosial.

Menariknya, meskipun Anda tidak mengetik prompt apa pun, ChatGPT sebenarnya tetap memakai prompt internal yang dibuat otomatis.

Pengguna juga masih bisa meminta penyesuaian setelah gambar jadi, seperti mengganti gaya rambut atau pakaian, tanpa perlu mengunggah ulang foto.

  • Cara Manual

Cara kedua, memakai prompt manual untuk hasil lebih spesifik. Jika ingin hasil lebih terkontrol, pengguna bisa langsung mengetikkan prompt atau perintah teks tertentu.

Berikut contoh prompt yang bisa disalin langsung.

Prompt dalam Bahasa Inggris

Using my uploaded photo, show me what I would have looked like around 1985. Preserve my identity, facial features, skin tone, age, and recognizable appearance. Reimagine my hair, clothing, accessories, and surroundings with bold, unmistakably mid-1980s styling, expressive silhouettes, statement accessories, layered details, distinctive colors, and textures. Make it feel like a genuine 1985 photograph with analog grain, faded color, direct flash, and subtle softness. Add a period-accurate 1980s red-orange date stamp in the lower corner. No modern objects or text.

Prompt dalam Bahasa Indonesia

Berdasarkan foto yang saya unggah, tampilkan bagaimana rupa saya sekitar tahun 1985. Pertahankan identitas, fitur wajah, warna kulit, usia, dan ciri fisik saya yang mudah dikenali. Sesuaikan gaya rambut, pakaian, aksesori, dan latar belakang dengan gaya khas pertengahan 1980-an yang berani, menampilkan siluet ekspresif, aksesori mencolok, detail berlapis, serta warna dan tekstur yang khas. Ciptakan nuansa foto asli tahun 1985 dengan efek ala analog, warna yang agak memudar, pencahayaan langsung, dan kelembutan visual yang halus. Tambahkan stempel tanggal berwarna oranye kemerahan khas era 1980-an di sudut bawah foto. Pastikan tidak ada objek atau teks modern yang muncul.

Setelah prompt disiapkan, cukup unggah foto ke kolom chat ChatGPT, tempelkan prompt tersebut, dan kirim. AI akan memprosesnya sesuai instruksi yang diberikan.

Di balik keseruan tren ini, penting diingat bahwa gambar yang dihasilkan adalah kreasi AI, bukan dokumentasi sejarah asli.

Foto-foto tersebut merupakan hasil rekayasa digital berdasarkan perintah yang diberikan, bukan jepretan kamera sungguhan dari era 1980-an.

Selain itu, hasil akhir dari AI tidak selalu mempertahankan setiap detail foto asli secara sempurna.

Bentuk rambut, pakaian, hingga beberapa detail wajah bisa berubah saat diproses menjadi versi 80-an. Untuk hasil terbaik, gunakan foto dengan wajah yang terlihat jelas dan pencahayaan yang cukup.

Tren “Image 80 AI” ini pada akhirnya mempertemukan dua hal menarik, teknologi dan nostalgia. AI memberikan cara baru untuk membayangkan masa lalu, sementara media sosial membuat hasilnya dapat dinikmati dan dibagikan kepada banyak orang.

Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar mengikuti tren. Namun, bagi yang pernah merasakan kehidupan era 80-an, satu gambar bisa membawa kembali banyak kenangan. (ak/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690