Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan melakukan rapat evaluasi di Posko Tanggap Darurat, Padang Panjang, Sabtu (6/12/2025). Dengan sisa empat hari masa tanggap darurat, tim didorong untuk memaksimalkan pencarian korban hilang di kawasan Jembatan Kembar.

Tim SAR Gabungan melakukan rapat evaluasi di Posko Tanggap Darurat, Padang Panjang, Sabtu (6/12/2025). Dengan sisa empat hari masa tanggap darurat, tim didorong untuk memaksimalkan pencarian korban hilang di kawasan Jembatan Kembar.

Sumbarpro — Dengan sisa waktu empat hari sebelum masa tanggap darurat berakhir pada 10 Desember 2025, seluruh unsur tim penyelamatan kembali memaksimalkan operasi pencarian korban hilang banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar.

Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Evaluasi di Posko Tanggap Darurat Bencana Alam, Sabtu (6/12/2025).

Koordinator Pencarian dan Pertolongan dari Basarnas, Samsul Akmal, menyampaikan medan pencarian masih sangat ekstrem dan berisiko tinggi.

Karena itu, pencarian yang difokuskan di jalur Jembatan Kembar hingga Mega Mendung melibatkan 25 personel, anjing pelacak, serta dukungan dari personel TNI, Polri, dan SAR dari berbagai daerah, termasuk Polda Riau.

Baca Juga:  Wako Padang Paparkan Visi Smart City di Hadapan PTS se-Sumbar

Sayangnya, hujan yang mengguyur sejak pukul 14.30 WIB pada hari Sabtu memaksa penyisiran dihentikan demi keselamatan.

Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, menekankan waktu yang tersisa harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Kita masih punya empat hari. Optimalkan seluruh potensi yang ada,” ujarnya.

Senada, Rudi Supriadi dari BNPB menambahkan, kondisi lapangan yang sulit ditebak menuntut semangat dan koordinasi yang kuat dari seluruh tim.

Sementara itu, Ade Devrita dari Dinas Kesehatan melaporkan 38 korban telah teridentifikasi (23 warga Padang Panjang dan 15 warga luar daerah), sedangkan empat korban lainnya masih belum teridentifikasi. (edt)

Baca Juga:  Pemko Padang Prioritaskan Pengendalian Banjir dalam 100 Hari Kerja
Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor
PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu
Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial
Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto
Jalur Mulai Terbuka! Wali Kota Bukittinggi Kirim Sembako ke Tanah Datar, 67 Rumah Warga Hanyut ke Danau
Partai Hanura Hadir ditengah Masyarakat, Bantu Warga Solok yang Tertimpa Bencana 
Bantu Warga Terdampak Bencana di Agam, DPP Partai Hanura Salurkan Bantuan 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:51 WIB

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB

PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:49 WIB

Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:31 WIB

Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB