Tragis! Jenazah Guru SD di Solok Ditandu 3,5 Jam Akibat Jalan Rusak Parah

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menandu jenazah guru SDN 20 Lubuk Rasam melewati jalan rusak menuju Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Senin (27/10/2025). (Ist.)

Warga menandu jenazah guru SDN 20 Lubuk Rasam melewati jalan rusak menuju Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Senin (27/10/2025). (Ist.)

Sumbarpro — Pemandangan memilukan terjadi di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Senin (27/10/2025).

Warga harus menandu jenazah seorang guru SD Negeri 20 Lubuk Rasam sejauh lebih dari 14 kilometer karena akses jalan utama ke kampung mereka tidak bisa dilalui kendaraan.

Dalam keterangan video yang diunggah akun Instagram @kabarranahminang.id, perjalanan panjang itu memakan waktu sekitar tiga setengah jam melewati jalur berlumpur dan berbatu.

Warga yang ikut mengantar jenazah hanya bisa berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun rusak parah.

Baca Juga:  Fakta-fakta Tragedi Pengantin Baru di Glamping Alahan Panjang Solok

Jalur penghubung antara Lubuk Rasam dan pusat Nagari Surian selama ini menjadi satu-satunya akses warga menuju fasilitas umum seperti sekolah, pasar, dan puskesmas.

Namun, jalan tersebut kini nyaris tak layak dilalui kendaraan roda empat, bahkan sepeda motor pun sering terjebak lumpur.

“Kalau musim hujan, jalan berubah jadi sungai lumpur. Banyak warga jatuh, kendaraan rusak, dan sekarang sampai jenazah pun tak bisa diangkut mobil. Ini harusnya jadi alarm bagi pemerintah,” kata warga dengan nada kecewa.

Warga berharap Pemkab Solok maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera turun tangan memperbaiki akses jalan tersebut.

Baca Juga:  Pengantin Baru Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Penginapan Solok, Sang Istri Meninggal Dunia

Mereka menilai peristiwa ini seharusnya menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah, mengingat Lubuk Rasam merupakan wilayah yang masih termasuk dalam kawasan pendidikan dan pertanian produktif.

Hingga berita ini diturunkan redaksi masih menghimpun keterangan detail terkait peristiwa ini. Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. (edt)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Subhanallah! Bayi 3 Bulan Ditemukan Selamat dalam Timbunan Lumpur Galodo, Seluruh Keluarga Tewas dan Hilang
Misterius! Air Sungai di Singgalang Deras di Hulu, Tiba-Tiba Hilang ‘Ditelan Bumi’
[BREAKING NEWS] Pusdalops Minta Warga Kota Padang Jauhi Pinggir Sungai 
Siswi SMP Nyaris Diculik, Lolos Setelah Gigit Tangan Pelaku
Puluhan Petugas Damkar Dikerahkan Atasi Kebakaran Dahsyat di Alai Parak Kopi Padang
Ibu dan Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Alai Parak Kopi Padang
Pembunuhan Sadis Dosen: Oknum Polisi Ditangkap, Motif Asmara Mulai Menguat
Karhutla Kembali Landa Pesisir Selatan, Api Sempat Dekati Permukiman Warga!
Intisari Berita: Warga Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, menyoroti buruknya akses jalan menuju Lubuk Rasam setelah jenazah seorang guru SD harus ditandu sejauh 14 kilometer karena jalan tak bisa dilalui kendaraan. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Senin (27/10/2025).

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:43 WIB

Subhanallah! Bayi 3 Bulan Ditemukan Selamat dalam Timbunan Lumpur Galodo, Seluruh Keluarga Tewas dan Hilang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:44 WIB

Misterius! Air Sungai di Singgalang Deras di Hulu, Tiba-Tiba Hilang ‘Ditelan Bumi’

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:13 WIB

[BREAKING NEWS] Pusdalops Minta Warga Kota Padang Jauhi Pinggir Sungai 

Rabu, 5 November 2025 - 06:22 WIB

Siswi SMP Nyaris Diculik, Lolos Setelah Gigit Tangan Pelaku

Rabu, 5 November 2025 - 05:06 WIB

Puluhan Petugas Damkar Dikerahkan Atasi Kebakaran Dahsyat di Alai Parak Kopi Padang

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB