Sumbarpro — Seluruh rangkaian pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 resmi berakhir pada Rabu dini hari WIB (8/7/2026).
Dari 8 laga sengit yang bergulir sepanjang tanggal 5 hingga 8 Juli, peta kekuatan sepak bola jagat raya kini mengerucut menjadi delapan tim terbaik.
Fase gugur pertama ini menyisakan banyak cerita dramatis, mulai dari rontoknya seluruh tim tuan rumah, tumbangnya raksasa Amerika Selatan, hingga munculnya sejarah baru dari perwakilan Skandinavia.
Peta persaingan menuju tangga juara kini didominasi oleh kekuatan lama Eropa dengan mengirimkan enam wakil, ditemani satu kejutan dari Afrika, serta satu-satunya harapan tersisa dari benua Amerika Selatan.
Pasukan Viking Singkirkan Tim Samba
Kejutan terbesar yang paling menyita perhatian dunia lahir dari kaki para pemain tim nasional Norwegia.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola mereka, Norwegia berhasil menembus babak perempat final Piala Dunia setelah menumbangkan pemilik lima gelar juara dunia, Brasil, dengan skor tipis 2-1.
Penyerang andalan Erling Haaland menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan tim Samba lewat dua gol telatnya pada menit ke-79 dan ke-89.
Brasil yang terus menekan sepanjang laga hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar saat laga sudah memasuki menit ke-90+10.
Kekalahan tragis Brasil ini sekaligus memastikan Argentina menjadi satu-satunya faksi Amerika Selatan yang tersisa di turnamen.
Swiss Lolos dari Drama Adu Penalti
Langkah bersejarah juga berhasil diikuti oleh Swiss yang harus melewati laga paling melelahkan di babak 16 besar saat bersua Kolombia.
Setelah bermain sama kuat tanpa gol selama 120 menit, Swiss akhirnya mengunci tiket delapan besar lewat kemenangan adu penalti dengan skor 4-3.
Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang mereka selama 72 tahun, mengingat Swiss terakhir kali menginjakkan kaki di perempat final pada edisi 1954 silam.
Tiga Tuan Rumah Serentak Angkat Koper
Sementara itu, nasib buruk serempak menimpa tiga negara yang bertindak sebagai tuan rumah bersama turnamen edisi kali ini.
Kanada menjadi korban pertama keganasan efektivitas Maroko setelah dilibas tiga gol tanpa balas di Houston.
Dua gol dari Azzedine Ounahi pada menit ke-50 dan ke-82, ditambah gol penutup Soufiane Rahimi di masa injury time, membawa Maroko melaju ke perempat final untuk kedua kalinya secara beruntun.
Catatan ini sekaligus melampaui pencapaian Kamerun, Senegal, dan Ghana yang hanya sekali merasakan fase delapan besar.
Langkah Kanada kemudian diikuti oleh Meksiko yang terlibat drama lima gol melawan Inggris di Stadion Azteca.
Laga ini diwarnai oleh dua gol cepat gelandang Inggris Jude Bellingham pada menit ke-36 dan ke-38.
Memasuki babak kedua, Inggris sempat goyah setelah bek Jarrell Quansah diganjar kartu merah langsung, menjadikannya pemain Tiga Singa pertama yang diusir wasit di Piala Dunia sejak Wayne Rooney pada 2006 silam.
Meski bermain dengan sepuluh orang, penalti Harry Kane pada menit ke-60 berhasil memperlebar keunggulan Inggris, sebelum akhirnya Meksiko memperkecil kedudukan menjadi 3-2 lewat gol Julian Quinones dan Henry Jimenez.
Hasil ini sekaligus memperpanjang kutukan Meksiko yang gagal menembus perempat final untuk kedelapan kalinya berturut-turut sejak 1986.
Mimpi buruk tuan rumah akhirnya genap setelah Amerika Serikat luluh lantak di tangan Belgia dengan skor mencolok 4-1.
Skuad berjuluk Setan Merah itu tampil sangat dominan lewat dua gol Charles De Ketelaere pada menit ke-9 dan ke-33, serta sumbangan dari Hans Vanaken dan Romelu Lukaku.
Amerika Serikat hanya sempat membalas satu kali melalui tendangan bebas Malik Tillman di menit ke-31.
Dengan hasil tersebut, seluruh tim tuan rumah resmi menjadi penonton di sisa turnamen.
‘Comeback’ Dramatis Sang Juara Bertahan
Di tempat lain, sang juara bertahan Argentina harus memeras keringat hingga tetes terakhir saat meladeni perlawanan sengit Mesir.
Kelengahan lini belakang membuat tim Tanggo sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu.
Namun, mentalitas juara berbicara di 15 menit sisa waktu normal.
Argentina melakukan comeback luar biasa dengan menggelontorkan tiga gol beruntun yang masing-masing dicetak oleh Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez untuk membalikkan skor menjadi 3-2.
Kemenangan dramatis ini menjaga rekor impresif Argentina yang selalu berhasil menembus babak perempat final dalam enam edisi Piala Dunia secara berturut-turut sejak tahun 2006.
Penalti Mbappe Pastikan Prancis ke Semifinal
Langkah tim unggulan lainnya, Perancis, terbilang sedikit lebih mulus meski mereka juga harus bersusah payah membongkar pertahanan gerendel Paraguay.
Gol tunggal Perancis baru lahir pada menit ke-70 melalui eksekusi penalti Kylian Mbappe.
Gol tersebut tidak hanya menggaransi tiket delapan besar bagi Les Bleus, tetapi juga mengantar Mbappe naik ke puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh gol.
Spanyol Berjaya dalam Derbi Iberia
Rangkaian babak 16 besar diwarnai oleh duel panas bertajuk Derbi Iberia yang mempertemukan Spanyol dan Portugal di Stadion Dallas.
Pertandingan ketat ini tampaknya akan berlanjut ke babak tambahan sebelum akhirnya Mikel Merino, yang baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-84, memecah kebuntuan lewat gol dramatisnya di menit ke-90+1 setelah memanfaatkan umpan matang Ferran Torres.
Skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil menyakitkan bagi Portugal ini sekaligus menjadi panggung terakhir dan akhir dari era panjang Cristiano Ronaldo di pentas Piala Dunia.
Jadwal Babak Perempatfinal
Setelah jeda istirahat yang singkat, babak perempat final akan langsung dibuka pada Jumat (10/7/2026), yang menyajikan laga ulangan semifinal edisi 2022 lalu antara Perancis dan Maroko di Boston Stadium.
Sehari berselang, Sabtu (11/7/2026), giliran juara Eropa Spanyol yang akan ditantang oleh generasi emas Belgia di Los Angeles Stadium.
Hari terakhir babak delapan besar pada Minggu (12/7/2026), akan dipenuhi tensi tinggi saat Inggris dijadwalkan meladeni kekuatan baru Norwegia di Miami Stadium, sebuah laga yang akan mempertemukan Erling Haaland dengan beberapa rekan setimnya di level klub.
Rangkaian fase delapan besar ini nantinya akan ditutup oleh duel antara harapan terakhir Amerika Selatan, Argentina, melawan tim dengan organisasi pertahanan terbaik, Swiss, di Kansas City Stadium.
Para pemenang dari laga-laga ini akan langsung melaju ke babak semifinal yang direncanakan berlangsung pada 15-16 Juli di Arlington serta Atlanta, sebelum partai puncak digelar pada Senin dinihari WIB (20/7/2026) di MetLife Stadium, East Rutherford. (ak)

















