Sumbarpro – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau merilis data prakiraan cuaca wilayah Sumatera Barat untuk periode Rabu (8/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026) pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan data resmi, kondisi cuaca di hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Barat diprediksi kurang bersahabat dan berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat disertai kilat/petir yang akan melanda secara massal pada sore hari, serta berlanjut di wilayah pesisir selatan hingga dini hari.
Suhu udara di wilayah Sumatera Barat secara umum diperkirakan berkisar antara 17 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban udara berada di rentang 66 hingga 100 persen.
Pagi Hari
Pada pagi hari pukul 07.00 WIB, wilayah pesisir seperti Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai terpantau mengawali hari dengan guyuran hujan berintensitas ringan.
Sementara itu, daerah lainnya dominan diselimuti awan tebal hingga cerah berawan.
Memasuki pukul 10.00 WIB, sebaran hujan ringan mulai meluas ke wilayah perbukitan, membasahi Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kabupaten Solok, dan Pesisir Selatan.
Siang Hari
Memasuki siang hari pukul 13.00 WIB, intensitas hujan terpantau mulai meningkat dari ringan menjadi sedang.
Guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga ringan ini diprediksi mengguyur sebagian besar wilayah daratan utama, termasuk Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Limapuluh Kota, Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Sementara wilayah perkotaan lainnya berselimut awan tebal.
Sore Hari
Pada sore hari pukul 16.00 WIB, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir diprediksi akan mengamuk secara massal dan merata di hampir seluruh wilayah Sumatera Barat.
Peringatan waspada hujan petir ini berlaku untuk wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Daerah lainnya seperti Pasaman, Agam, Bukittinggi, Padangpanjang, dan Kota Padang juga serentak dikepung hujan dengan intensitas sedang.
Malam Hari
Memasuki malam hari pukul 19.00 WIB, badai petir di sebagian besar wilayah dilaporkan mulai mereda, namun intensitas hujan beralih menjadi hujan sedang yang merata di seluruh kabupaten dan kota tanpa terkecuali.
Pada pukul 22.00 WIB, guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga ringan terpantau masih awet mengepung seluruh wilayah Sumatera Barat.
Dini Hari
Pada Kamis dini hari (9/7/2026) pukul 01.00 WIB, intensitas hujan di sebagian besar wilayah daratan mulai berangsur turun menjadi hujan ringan.
Namun, cuaca ekstrem justru kembali mengamuk di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan dengan potensi hujan lebat disertai petir.
Kondisi hujan petir di Pesisir Selatan ini diprediksi masih awet bertahan hingga pukul 04.00 WIB dini hari.
Menjelang pagi hari pukul 07.00 WIB di akhir periode prakiraan, cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Barat mulai berangsur kondusif dan didominasi oleh kondisi berawan, dengan sisa hujan ringan yang masih membasahi Kota Pariaman dan Kabupaten Pesisir Selatan. (ak/*)

















