Beranda / Pendidikan / Madrasah / Dibuka Walikota Padang Fadli Amran, 52 Siswa MAN 3 Padang Ikuti Diksista Angkatan X 

Dibuka Walikota Padang Fadli Amran, 52 Siswa MAN 3 Padang Ikuti Diksista Angkatan X 

Afrinaldi
A+A-
Reset
Wali Kota Padang Fadly Amran, Kakan Kemenag Kota Padang Yasril, Koorsmin Kodaeral II Padang Kolonel Laut Zulkarni, Kepala MAN 3 Kota Padang, dan pejabat terkait lainnya berfoto bersama pada acara pembukaan Diksista Angkatan X, di Sungrilla Outbound Camp Lubuk Minturun, Kota Padang, Senin (27/7/2026)
PADANG- Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi membuka Pendidikan Siswa Takhassus (Diksista) Angkatan X MAN 3 Kota Padang Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar di Sungrilla Outbound Camp Lubuk Minturun, Senin (27/7/ l2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (29/7/2026) ini merupakan bagian dari proses kaderisasi program unggulan Takhassus yang telah berjalan sejak tahun 2017.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan inspektur upacara Wali Kota Padang Fadly Amran. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Koorsmin Kodaeral II Padang Kolonel Laut Zulkarni, para pejabat Pemko Padang dan Kemenag, Kepala MAN 3 Kota Padang Marliza, Kaur TU Fitra Doni Gemintariya beserta unsur pimpinan, jajaran majelis guru dan pegawai, komite, serta orang tua siswa.
Diksista Angkatan X tahun pelajaran 2026/2027 diikuti oleh 30 siswa kelas X Program Basis Awal, 22 siswa kelas XI Program Basis Lanjutan, serta 27 siswa kelas XII sebagai senior yang membantu panitia dan pelatih.
Pelatih berasal dari personel TNI Kodaeral II Padang, yaitu Peltu Nofri Fohendra, Serka M Nasution, dan Serda Rory Fernanda. Lahirkan Siswa Cerdas, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia.
Wali Kota Padang Fadly Amran dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi MAN 3 Kota Padang dalam menyelenggarakan Diksista setiap tahun.
“Untuk program kita tentu tidak ingin yang biasa-biasa saja. Jika ingin hasil yang luar biasa, harus ada ‘treatment’ yang berbeda. Kita menyiapkan yang sebaik-baiknya untuk anak-anak Kota Padang, termasuk seperti yang diadakan MAN 3 Kota Padang,” tegasnya.
Fadly Amran menjelaskan bahwa program-program unggulan Pemko Padang seperti Padang Juara, Padang Balomba, dan Smart Surau tak lain adalah upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Padang, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“Kita mempersiapkan pemimpin yang siap berada di mana saja. Pendidikan harus mengedepankan soft skill dan hard skill untuk menghadapi tantangan perkembangan teknologi masa kini. Oleh karena itu, para tenaga pendidik harus memahami situasi dan kondisi masa kini serta tantangan yang dihadapi anak-anak,” ujar Fadly Amra .
Menurutnya, kegiatan Diksista menjadi wadah penting dalam membentuk jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kedisiplinan, dan kepribadian yang unggul.
Wako menekankan bahwa masa emas generasi muda saat ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar, mengembangkan potensi, serta menghasilkan karya nyata.
“Ananda semua akan bersaing secara global. Jika skill-nya biasa-biasa saja, akan tertinggal. Khusus siswa Takhassus, diharapkan bisa menjadi pemimpin dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional tetapi juga internasional. Saat ini, banyak anak muda yang telah sukses memimpin organisasi, merintis usaha, bahkan mampu bersaing di tingkat internasional,” sebutnya.
Fadly Amran juga berpesan kepada para siswa Takhassus bahwa mereka adalah orang-orang pilihan.
“Jadikan ini sebagai tanggung jawab, jalankan dengan sebaik-baiknya. Siap ketika diberi peluang dan kesempatan untuk memimpin. Jangan takut (minder) dengan diri sendiri, tidak akan sanggup memimpin. Berani untuk angkat tangan, berani untuk memimpin,” tegasnya.
Dukung Program Smart Surau
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, menyampaikan bahwa program Diksista ini sejalan dan mendukung program unggulan Pemko Padang ‘Smart Surau’.
Program Smart Surau sendiri merupakan transformasi fungsi surau dan masjid menjadi pusat edukasi, sosial-ekonomi, dan budaya yang bertujuan melahirkan generasi muda Kota Padang yang cerdas dan berakhlak mulia, berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya yang didukung oleh teknologi digital.
“Kami mencari pemimpin yang memiliki akhlak mulia dan karakter yang bagus. Para siswa yang mengikuti Diksista ini adalah siswa-siswa pilihan yang akan menjadi kader-kader pemimpin bangsa ke depan. Pendidikan karakter dan spiritual yang mereka terima selama Diksista akan menjadi fondasi kuat bagi perjalanan mereka kelak,” ujar Yasril.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara madrasah, pemerintah kota, dan TNI dalam penyelenggaraan Diksista ini merupakan bentuk kolaborasi yang positif dalam mencetak generasi emas Indonesia.
Lahirkan Pemimpin yang Siap Bersaing Global
Sementara itu Kepala MAN 3 Kota Padang Marliza menyampaikan bahwa selama Diksista peserta dibekali pengetahuan tentang ibadah, peraturan militer dasar (permildas), wawasan kebangsaan, serta adab dan akhlak. Acara penutup bagi peserta adalah Jurit Tangkas yang menjadi puncak dari seluruh rangkaian pelatihan.
Marliza menekankan bahwa Takhassus adalah program unggulan MAN 3 Padang yang telah berjalan sejak tahun 2017. Program ini bertujuan melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Selama tiga hari Diksista, para siswa ditempa fisik, mental, dan rohani untuk membentuk pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan.
“Diksista merupakan bagian dari proses kaderisasi yang bertujuan membina kepribadian, ideologi, kedisiplinan, serta karakter Islami siswa program takhassus,” katanya.
Program Takhassus bukan sekadar pendidikan biasa. Kami ingin mencetak siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, dan akhlak mulia.
“Mereka adalah generasi pilihan yang akan menjadi kebanggaan madrasah dan bangsa,” ujar Marliza.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kemenag Sumbar dan Kakan Kemenag Padang atas arahan dalam pelaksanaan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.
Marliza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Diksista Angkatan X.
Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan siswa Takhassus secara simbolis oleh Wali Kota Fadly Amran kepada Koorsmin Kodaeral II Padang Kolonel Laut Zulkarni, untuk digembleng dan ditempa selama menjalani Diksista.
Selama tiga hari pelaksanaan Diksista, para siswa akan mendapatkan pembinaan intensif dari para pelatih TNI Kodaeral II Padang. Materi yang diberikan mencakup peraturan militer dasar (permildas) yang melatih kedisiplinan, wawasan kebangsaan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, serta pembinaan ibadah, adab, dan akhlak untuk membentuk karakter Islami.
Program Diksista di MAN 3 Padang tidak hanya menanamkan kedisiplinan, tetapi juga membentuk kecerdasan spiritual dan akhlak mulia sebagai ciri khas pendidikan Takhassus di madrasah tersebut.
Puncak acara Diksista akan ditandai dengan Jurit Tangkas yang menjadi ajang unjuk kemampuan dan ketangguhan para siswa setelah menjalani serangkaian latihan fisik dan mental.(Naldi)

Bagaimana Tanggapan Anda dengan Berita Ini?

Bagikan reaksimu atau kasih komentar singkat — kami senang dengar pendapatmu!