PSSI Sukses Gelar National Coaching Conference 2025, Ajang Transfer Ilmu untuk Pelatih Indonesia

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PSSI Sukses Gelar National Coaching Conference 2025, Ajang Transfer Ilmu untuk Pelatih Indonesia

PSSI Sukses Gelar National Coaching Conference 2025, Ajang Transfer Ilmu untuk Pelatih Indonesia

Jakarta, Sumbarpro

PSSI sukses menyelenggarakan National Coaching Conference (NCC) 2025 pada 18–20 Juli. Acara tiga hari penuh ini dilaksanakan di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.

Sebagai peserta, hadir pelatih-pelatih Indonesia seperti Rahmad Darmawan, Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, Nilmaizar, Djadjang Nurjaman, Bima Sakti, Seto Nurdiyantara, Widodo Cahyono Putro, juga para mantan pemain yang kini sudah mulai meniti karier sebagai pemain seperti M. Ridwan, Samsul Arif, Rahmat M. Rivai, Jefri Kurniawan, dan masih banyak lagi.

Total 230 peserta hadir dari lisensi D hingga AFC Pro, di mana para pelatih tersebut sebelumnya mengikuti proses registrasi dan seleksi melalui Learning Management System (LMS) hingga akhirnya terpilih dan diundang oleh PSSI.

Konferensi ini menghadirkan deretan pelatih berpengalaman sebagai pemateri, baik dari tim nasional maupun klub, yang membagikan wawasan dan pengalaman langsung dari lapangan. Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert membuka memberikan pemaparan mengenai tantangan memimpin skuad Garuda di empat pertandingan terakhir babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 serta persiapan menghadapi babak keempat.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membagikan kunci sukses membawa timnya menjuarai Liga 1 secara back to back. Sementara itu, pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink membedah filosofi dan prinsip permainan yang ia tanamkan di klubnya, serta pendekatan taktikal yang diterapkannya di Liga 1.

Baca Juga:  Special Event IFEC 2025 Akan Digelar di SPIKE AIRDOME

Dari timnas kelompok usia, Nova Arianto menjelaskan strategi dan metode kepelatihan yang berhasil membawa Timnas U17 lolos ke Piala Dunia U17 2025. Sementara pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan kemajuan pesat yang dialami skuad putri dalam satu tahun terakhir. Selain itu PSSI juga menyampaikan perkembangan silabus kursus kepelatihan terbaru.

Konferensi ini juga dihadiri oleh perwakilan FIFA Technical Expert, Professor Adam Kelly yang menyampaikan materi Talent Identification dan Deputi Direktur Teknik AFC, Mr. Takeshi Ono yang menyampaikan tren sepakbola dan perkembangan kepelatihan secara global, guna memberikan cakrawala baru bagi para pelatih Indonesia.

PSSI saat ini total memiliki 15.656 pelatih di seluruh Indonesia, dengan lisensi D sebanyak 10.537, lisensi C 4005, lisensi B 768, lisensi A 307, sedangkan AFC Pro 39 pelatih. Meski sudah meningkat pesat dari segi jumlah dalam dua tahun terakhir, namun masih dibutuhkan lebih banyaknya pelatih agar seluruh klub di Indonesia mendapatkan kepelatihan yang merata.

“Diperkirakan Indonesia membutuhkan setidaknya 36 ribu pelatih, sementara saat ini baru tersedia 15 ribu pelatih aktif. Jumlah ini masih jauh dari negara maju seperti Jepang,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada sambutan pembuka.

Baca Juga:  PSSI Terima Dukungan FIFA-GIZ untuk Percepatan Pengembangan Sepak Bola Wanita di Indonesia

“Profesi pelatih sangat diperlukan. Ekosistem ini tengah kita bangun dan pelatih juga perlu proses,” sambungnya.

Melalui kegiatan ini, PSSI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelatih di Indonesia melalui transfer knowledge dari para pelatih yang berkecimpung langsung di level tertinggi, baik nasional maupun internasional.

“Agenda ini merupakan kegiatan tahunan PSSI yang mempertemukan seluruh elemen sepak bola, terutama kalangan pelatih. Tujuannya adalah untuk bertukar pikiran dan menyatukan visi demi kemajuan sepak bola nasional,” kata Ratu Tisha, Wakil Ketua Umum PSSI.

“Dalam kegiatan ini para pelatih juga menjalani proses validasi, karena kita tahu lisensi kepelatihan memiliki masa berlaku selama tiga tahun dan wajib diperbarui melalui proses validasi berkala,” ujar Ratu Tisha.

“Diharapkan para pelatih dapat meningkatkan kualitas, tidak hanya dari sisi teknikal kepelatihan, tetapi juga dalam hal integritas, menjunjung tinggi respek, dan menjadikan fair play sebagai prinsip utama dalam pembinaan sepak bola,” tutur Ratu Tisha.

Ke depan, National Coaching Conference yang terakhir kali diadakan tahun 2019 ini direncanakan akan digelar secara rutin setiap tahun, menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan ekosistem kepelatihan sebagai fondasi utama pengembangan sepakbola Indonesia.

(ak/*)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prediksi Argentins vs Mesir: Adu Magis Messi dan Salah
Prediksi Kolombia vs Swiss: Ambisi ‘Si Pemetik Kopi’ Mengulang Memori Manis Tiga Dekade Silam
Prediksi Portugal vs Spanyol: Pertaruhan Gengsi Dua Generasi dalam Derbi Iberia
Prediksi AS vs Belgia: Misi Tuan Rumah Menghapus Kutukan ‘Setan Merah’
Daftar Lengkap Pertandingan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Prancis vs Paraguay: Ujian Konsistensi Les Bleus dan Dongeng La Albirroja yang Belum Usai
Prediksi Kanada vs Maroko: Misi Balas Dendam Empat Dekade ‘Les Rogues’
Buka Raker PSTI Ketua KONI Sumbar Dorong Digitalisasi Data Atlet pada Musprov PSTI

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:52 WIB

Prediksi Argentins vs Mesir: Adu Magis Messi dan Salah

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:12 WIB

Prediksi Kolombia vs Swiss: Ambisi ‘Si Pemetik Kopi’ Mengulang Memori Manis Tiga Dekade Silam

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:48 WIB

Prediksi Portugal vs Spanyol: Pertaruhan Gengsi Dua Generasi dalam Derbi Iberia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:18 WIB

Prediksi AS vs Belgia: Misi Tuan Rumah Menghapus Kutukan ‘Setan Merah’

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:15 WIB

Daftar Lengkap Pertandingan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Tajuk

Menguji Taji Jenderal Intelijen

Minggu, 5 Jul 2026 - 23:03 WIB

Bentrokan bersejarah antara Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa malam (7/7) pukul 23.00 WIB.

Sepakbola

Prediksi Argentins vs Mesir: Adu Magis Messi dan Salah

Minggu, 5 Jul 2026 - 22:52 WIB

Satu unit truk Colt diesel dengan bak tertutup terpal hitam tampak ringsek di dasar jurang dikawasan Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota. (Ist.)

Peristiwa

Truk Pengangkut Perabot Masuk Jurang di Kelok Sembilan

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:53 WIB