Harimau Mengamuk di Solok Selatan, Ayah dan Anak Jadi Korban

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Harimau Sumatera terekam kamera pengintai.

Ilustrasi - Harimau Sumatera terekam kamera pengintai.

Sumbarpro – Serangan harimau terhadap dua warga di Jorong Sungai Rambutan, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan, Selasa malam (16/9/2025), memicu keresahan warga sekitar kebun karet Bukit Batuang Gadang Mudiak Sako.

Kapolsek KPGD, Iptu Taufik Indra, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Ia mengimbau warga menghentikan sementara aktivitas di kawasan kebun untuk menghindari jatuhnya korban baru.

“Kami sudah laporkan kejadian ini. Warga diminta tidak beraktivitas di sekitar lokasi sampai situasi aman,” ujar Taufik.

Plt Camat KPGD, Adila Rekriyaldi, memastikan pemerintah nagari bersama aparat TNI-Polri, Basarnas, dan keluarga mendampingi para korban di RSUD Solok Selatan.

Baca Juga:  Pencari Damar Lolos dari Maut Usai Bertarung Tangan Kosong dengan Tiga Harimau

Diketahui, dua warga Jorong Sungai Rambutan, Nagari Persiapan Batang Lolo, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan, diterkam harimau di kebun karet kawasan Bukit Batuang Gadang Mudiak Sako, Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kedua korban, Amsal (48) dan anaknya Pandi (25), mengalami luka serius dan kini dirawat di RSUD Solok Selatan.

serangan terjadi saat Amsal mencari anaknya, Pandi, yang sejak pagi belum pulang dari kebun karet.

Bersama anaknya yang lain, Fatar, ia menuju kebun.

Baca Juga:  Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Resmi Dibuka, Ekowisata Dongkrak Ekonomi Daerah

Namun setibanya di Bukit Batuang, seekor harimau mendadak muncul dan menyerang.

Harimau menerkam Amsal yang sempat memanjat pohon.

Fatar berhasil menyelamatkan diri lalu memberi tahu warga.

Warga kemudian mengevakuasi Amsal dan Pandi ke rumah sakit. Keduanya mengalami luka robek di kaki, tangan, dan punggung.

Kondisi Amsal disebut paling parah akibat luka di kaki kanan.

Kasus ini menambah panjang daftar konflik antara manusia dan satwa liar di Sumatera Barat.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah antisipatif agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu. (edt)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Subhanallah! Bayi 3 Bulan Ditemukan Selamat dalam Timbunan Lumpur Galodo, Seluruh Keluarga Tewas dan Hilang
Misterius! Air Sungai di Singgalang Deras di Hulu, Tiba-Tiba Hilang ‘Ditelan Bumi’
[BREAKING NEWS] Pusdalops Minta Warga Kota Padang Jauhi Pinggir Sungai 
Siswi SMP Nyaris Diculik, Lolos Setelah Gigit Tangan Pelaku
Puluhan Petugas Damkar Dikerahkan Atasi Kebakaran Dahsyat di Alai Parak Kopi Padang
Ibu dan Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Alai Parak Kopi Padang
Pembunuhan Sadis Dosen: Oknum Polisi Ditangkap, Motif Asmara Mulai Menguat
Karhutla Kembali Landa Pesisir Selatan, Api Sempat Dekati Permukiman Warga!

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:43 WIB

Subhanallah! Bayi 3 Bulan Ditemukan Selamat dalam Timbunan Lumpur Galodo, Seluruh Keluarga Tewas dan Hilang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:44 WIB

Misterius! Air Sungai di Singgalang Deras di Hulu, Tiba-Tiba Hilang ‘Ditelan Bumi’

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:13 WIB

[BREAKING NEWS] Pusdalops Minta Warga Kota Padang Jauhi Pinggir Sungai 

Rabu, 5 November 2025 - 06:22 WIB

Siswi SMP Nyaris Diculik, Lolos Setelah Gigit Tangan Pelaku

Rabu, 5 November 2025 - 05:06 WIB

Puluhan Petugas Damkar Dikerahkan Atasi Kebakaran Dahsyat di Alai Parak Kopi Padang

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB