PADANG, Sumbarpro — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mercubaktijaya meluncurkan program bertajuk ‘Pemberdayaan Kader Kesehatan melalui Literasi Deteksi Dini Kanker Payudara Berbasis Aplikasi Mobile Inovatif’.
Program ini menyasar para kader Posyandu di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, guna memperkuat peran kader dalam edukasi kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini diketuai oleh Ns. Weny Amelia, M.Kep., Sp.Kep.M.B, dengan anggota tim dosen Ns. Ria Desnita, M.Kep., Sp.Kep.M.B (Ilmu Keperawatan) dan Luxfy Roya Azmi, M.Eng. (Informatika Kesehatan).
Kolaborasi lintas disiplin antara keperawatan dan teknologi kesehatan ini menjadi landasan kuat dalam mengembangkan sarana edukasi yang mudah diakses oleh kader.
Selain dosen, kegiatan ini melibatkan tiga mahasiswa Universitas Mercubaktijaya, yaitu Muhammad Jefri (S1 Informatika Kesehatan) serta Serly Anggia Fadila dan Septiani Awali (S1 Keperawatan).

Para mahasiswa berperan aktif mendampingi kader dalam peragaan edukasi, penggunaan aplikasi mobile, dokumentasi, hingga evaluasi kegiatan.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mercubaktijaya berfoto bersama saat pelaksanaan program pemberdayaan kader kesehatan posyandu dalam mendeteksi secara dini kanker payudara berbasis aplikasi mobile, di Korong Gadang, Kuranji, Kota Padang.
Weny Amelia menjelaskan, melalui pelatihan dan pendampingan ini, para kader dibekali pemahaman mengenai deteksi dini kanker payudara, peragaan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), serta pemanfaatan aplikasi mobile sebagai media edukasi terstandar.
“Aplikasi tersebut bukan alat diagnosis, tapi dirancang khusus sebagai alat bantu edukasi. Sehingga, kader posyandu tetap mengarahkan warga ke fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) jika ditemukan tanda-tanda yang memerlukan penanganan medis,” kata Wenny Amelia kepada KORAN PADANG, Kamis (20/8/2026).
Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas kader sangat vital mengingat posyandu merupakan lini terdepan pelayanan berbasis masyarakat.
“Melalui kader yang terlatih dan didukung media edukasi digital, informasi mengenai deteksi dini kanker payudara dapat disampaikan secara lebih konsisten, mudah dipahami, dan berkelanjutan,” ungkap Weny.
Ia berharap sinergi antara akademisi, mahasiswa, kader posyandu, serta puskesmas ini dapat mengoptimalkan fungsi posyandu sebagai sarana edukasi promotif dan preventif, sekaligus mendekatkan akses literasi kesehatan bagi warga di Kelurahan Korong Gadang. (ak)

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mercubaktijaya berfoto bersama saat pelaksanaan program pemberdayaan kader kesehatan posyandu dalam mendeteksi secara dini kanker payudara berbasis aplikasi mobile, di Korong Gadang, Kuranji, Kota Padang.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mercubaktijaya berfoto bersama saat pelaksanaan program pemberdayaan kader kesehatan posyandu dalam mendeteksi secara dini kanker payudara berbasis aplikasi mobile, di Korong Gadang, Kuranji, Kota Padang.



