MENTAWAI-Tim dosen Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) Universitas Negeri Padang kembali
menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sektor pariwisata di Kepulauan Mentawai.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemendikti Saintek dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, tim melaksanakan kegiatan bertajuk “Pengembangan
Kualitas Produk Kulinari untuk Mendukung Pariwisata Olahraga di Kepulauan Mentawai.”
Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM lokal dalam mengolah
sumber daya alam menjadi produk kuliner yang lebih sehat, bergizi, dan menarik, khususnya bagi
wisatawan yang gemar aktivitas sport tourism, terutama surfing yang menjadi daya tarik utama Mentawai.
Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Dr. Elida, M.Pd, melibatkan anggota tim dari lintas disiplin, yakni Dra. Lucy Fridayati, M.Kes dari Program Studi Tata Boga FPP UNP dan Dr. Padli, S.Si., M.Pd dari Fakultas
Ilmu Keolahragaan. Kolaborasi antara ahli tata boga, gizi dan pangan, serta olahraga ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan pariwisata tidak dapat dilepaskan dari sinergi antar bidang ilmu.
Dalam program ini, para pelaku UMKM dilatih untuk, Mengembangkan menu berbahan baku lokal yang lebih sehat serta sesuai kebutuhan energi
wisatawan olahraga.
Meningkatkan standar higienitas dan keamanan pangan. Mengemas produk menjadi lebih menarik dan bernilai jual tinggi. Menghadirkan inovasi kuliner yang mendukung branding Mentawai sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Prof. Elida menjelaskan bahwa wisatawan surfing membutuhkan asupan makanan dengan kualitas
nutrisi yang baik untuk mendukung aktivitas fisik mereka.
“Mentawai memiliki sumber daya alam
yang luar biasa. Dengan sentuhan ilmu kuliner, gizi, dan olahraga, UMKM bisa menghadirkan produkproduk unggul yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan,” ujar Dr Fadli kepada awak media, Sabtu (15/11/2025).
Dia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat setempat, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus memperkuat posisi Mentawai sebagai destinasi wisata
olahraga yang profesional dan ramah wisatawan.
“Dengan adanya kolaborasi akademisi dan masyarakat, program ini menjadi inspirasi bagaimana
perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung pada pengembangan ekonomi lokal, pelestarian
potensi daerah, serta peningkatan kualitas pariwisata Indonesia. “Inilah saatnya kuliner lokal naik
kelas dan menjadi bagian penting dari pengalaman sport tourism Mentawai,” tutup Dr. Padli.(*Naldi)
Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow