PADANG– Festival Sepak Bola U-10 dan U-12 Seri II Piala Wali Kota Padang 2025 telah mencapai puncak acara dengan sukses, ditandai dengan penutupan resmi oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, pada hari Minggu (28/12/2025) di Lapangan Kurao Pagang Nanggalo.
Kompetisi sepak bola usia dini ini dipandang sebagai platform penting dalam pengembangan bibit-bibit muda sepak bola, sekaligus menjadi instrumen untuk melindungi generasi muda dari pengaruh-pengaruh negatif yang meresahkan.
Dalam sambutanya Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Askot PSSI Padang, Mastilizal Aye, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Padang, atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan festival ini.
Lebih lanjut, Maigus Nasir menekankan urgensi peran aktif orang tua dalam menjaga anak-anak dari ancaman narkoba dan LGBT yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.
Maigus Nasir juga memberikan motivasi kepada para peserta festival, menyemangati mereka yang belum berhasil meraih kemenangan. “Yang kalah sekarang dalam festival ini jangan bersedih dulu, karena yang kalah bakal menjadi juara di masa mendatang,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan para pemenang untuk tidak terlena dengan keberhasilan yang telah diraih. “Dan juara jangan berbangga dulu, karena mempertahankan juara tidak semudah merebut juara,” imbuhnya, menekankan pentingnya kerja keras dan dedikasi berkelanjutan.
Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan olahraga dengan menjadikan festival sepak bola ini sebagai bagian integral dari program unggulan (Progul) Wali Kota Padang yang bertajuk “Padang Juara dan Berlomba.” Maigus Nasir menegaskan,
“Kemudian, kita ke depan Pemko Padang akan meningkatkan sarana dan prasarana olahraga, dengan memperbanyak pembangunan lapangan sepakbola.” Hal ini mencerminkan visi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan talenta-talenta muda di bidang olahraga.
Ketua Askot PSSI Padang, Mastilizal Aye, menyoroti pentingnya dukungan orang tua dalam memajukan potensi anak-anak di bidang sepak bola. Ia juga mengingatkan para pemain muda untuk senantiasa menjaga sikap yang baik, baik di dalam maupun di luar lapangan. “Juga diminta anak anaknya untuk menjaga atitude dalam lapangan maupun di luar lapangan,” ujar Aye, menekankan pentingnya sportivitas dan karakter yang baik.
Selain itu, Mastilizal Aye juga memberikan pesan kepada para pemain muda untuk tidak mengabaikan pendidikan formal. Ia berpendapat bahwa kecerdasan dalam bermain sepak bola akan menjadi sia-sia jika tidak diimbangi dengan pendidikan yang memadai. “Selain itu diminta kepada anak – anak jangan pernah meninggalkan dunia pendidikan. Pintar di sepak bola tanpa pendidikan juga sama bohongnya,” tegasnya, menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan.
Penutupan Festival sepakbola U-10 dan U-12 piala Walikota Padang juga dihadiri Sekretaris Umum KONI Padang, Dr Tri Putra Junaidi, Bendahara Zulhardi Z Latief dan Wabendum Afrinaldi.
Dalam kompetisi tersebut, Tim SSB IFA Indaruang Padang berhasil mengamankan posisi juara di kelompok umur U-12 setelah mengalahkan SSB Surau Gadang dengan skor 2-0. Keberhasilan ini menambah catatan positif bagi SSB IFA Indaruang, yang pada seri perdana yang diselenggarakan pada November 2025, SSB IFA Indaruang Lubuk Kilangan juga berhasil meraih gelar juara.
Sementara itu, di kelompok U-10, Tim SSB Wiradirga Padang berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tim SSB PSTS Tabing dengan skor tipis 1-0. (Naldi)
Berikut adalah daftar hadiah yang diberikan kepada para pemenang Festival U-10 dan U-12:
Kelompok U-12:
* Juara 1: SSB IFA Indaruang (Rp 5 juta)
* Juara 2: SSB Surau Gadang (Rp 4 juta)
* Juara 3: SSB Imam Bonjol (Rp 3 juta)
* Kiper Terbaik: Rp 1,5 juta
* Pemain Terbaik: Rp 1,5 juta
Kelompok U-10:
* Juara 1: SSB Wiradirga (Rp 5 juta)
* Juara 2: SSB PSTS Tabing (Rp 4 juta)
* Juara 3: SSB Rajawali (Rp 3 juta)
* Kiper Terbaik: Rp 1,5 juta
* Pemain Terbaik: Rp 1,5 juta

















