MALALAK – Rasa lelah yang mengiringi perjalanan panjang dari Palembayan tak mengurangi semangat rombongan DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk terus bergerak membantu warga terdampak bencana.
Jumat malam (5/12/2025), sekitar pukul 21.20 WIB, tim yang dipimpin Wakil Ketua Umum (Waketum) Lili Pantauli tiba di Kantor Camat Malalak, Kabupaten
Agam.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP, M.Si, sosok camat perempuan yang dikenal responsif dan enerjik.
Turut mendampingi pula Kapten Sarwendi dari Batalion 133 Yudha Sakti Padang, yang sejak awal bencana ikut mengoordinasikan penanganan di lapangan.
Kedatangan tim Hanura menjadi angin segar bagi masyarakat Malalak, terlebih kondisi infrastruktur di nagari itu masih terputus di beberapa titik. Sejumlah jorong yang terdampak antara lain:
Jorong Limo Badak – akses jembatan putus, Jorong Saskand – akses jembatan putus, Subarang Pakan Usang – akses jembatan putus, Campago – jembatan putus menuju Sigiran, Koto Andaleh – terisolasi akibat akses terputus
Salimpauang – jalur penghubung rusak
Jorong Sini Air, Nagari Malalak Selatan – akses jembatan utama putus
Kondisi ini membuat distribusi bantuan menjadi tantangan tersendiri. Pergerakan logistik harus dilakukan dengan jalur alternatif, bahkan sebagian menggunakan metode penyeberangan manual oleh relawan dan aparat.
Di hadapan camat dan aparat, Waketum Lili Pantauli menegaskan bahwa kehadiran Hanura bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat kebersamaan.
“Kami ingin bersama masyarakat merasakan derita ini. Kami datang bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menunjukkan bahwa duka ini kita tanggung bersama,” ujar Lili.
Rombongan Hanura membawa berbagai kebutuhan mendesak, seperti, perlengkapan tas sekolah, pakaian dalam, paket sembako, beras, dan gula dan kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama mereka yang rumahnya terisolasi akibat jembatan dan akses utama yang rusak.
Camat Ulya Satar menyampaikan apresiasi atas kepedulian Hanura.
“Terima kasih kepada keluarga besar Hanura. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapten Sarwendi menambahkan bahwa pihaknya bersama BPBD, perangkat kecamatan, dan relawan telah menyiapkan skema distribusi ke wilayah-wilayah yang aksesnya terputus.
“Kami akan bergerak bersama untuk memastikan bantuan sampai ke masyarakat, meski banyak akses yang harus ditempuh dengan cara alternatif,” ujarnya.
Kedatangan Hanura di tengah malam yang dingin itu menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tetap hidup, meski Malalak tengah menghadapi salah satu masa tersulitnya. Bantuan dan perhatian dari berbagai pihak menjadi kekuatan bagi warga untuk kembali bangkit dari bencana.(*Naldi)
Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow