Banjir Sebabkan Gangguan Air di Padang, PDAM Imbau Warga Menampung Air

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Sebabkan Gangguan Air di Padang, PDAM Imbau Warga Menampung Air

Banjir Sebabkan Gangguan Air di Padang, PDAM Imbau Warga Menampung Air

Padang, Sumbarpro – Penyaluran air bersih oleh Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang mengalami gangguan sejak Selasa (18/2/2025) akibat penurunan kapasitas produksi di seluruh Instalasi Pengolahan Air (IPA).

Gangguan ini disebabkan oleh hujan deras yang mengakibatkan beberapa intake tersumbat material banjir, sehingga pengolahan air tidak dapat beroperasi optimal.

Bagian Humas PDAM Kota Padang menjelaskan bahwa tingkat kekeruhan air baku sangat tinggi, melebihi kemampuan instalasi pengolahan untuk memprosesnya.

Akibatnya, distribusi air ke pelanggan menjadi tidak lancar, dan beberapa wilayah mengalami pemadaman air bersih, termasuk di Padang Barat, kawasan Gunung Pangilun, dan sekitarnya.

Baca Juga:  Langgar Janji Bongkar Lapak, PKL di Jalan Flamboyan Ditertibkan Satpol PP

“Kami sedang melakukan normalisasi jaringan intake. Bagi pelanggan yang mengalami air keruh atau terdapat endapan lumpur, silakan ambil foto dan laporkan ke PDAM Kota Padang,” ujar Yolla, bagian pelayanan PDAM, di Padang, Rabu (19/2/2025).

Untuk mengatasi masalah ini, PDAM melakukan penyesuaian bukaan Valve Outflow Reservoir, mengingat ketidakseimbangan antara inflow dan outflow. Namun, normalisasi sumber air masih belum bisa dilakukan karena debit air sungai yang besar berpotensi membahayakan keselamatan operator.

PDAM Kota Padang meminta pelanggan mulai menampung air, karena dikhawatirkan gangguan ini akan berlangsung cukup lama. Tim Produksi saat ini dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diharapkan.

Baca Juga:  Cegah Praktik “Pakuak”, Pedagang Kuliner di Padang Wajib Cantumkan Harga

Gangguan air ini menuai keluhan dari masyarakat. Baim (46), warga Palinggam, Kota Padang, mengaku sudah merasakan hilangnya pasokan air sejak Selasa sore (18/2).

“Tarif PDAM naik sejak Januari 2025, ditambah dengan kenaikan retribusi sampah. Tapi kualitas layanan tetap buruk. Air yang mengalir ke rumah kami masih mengandung lumpur dan berubah warna menjadi coklat,” keluhnya.

Warga berharap PDAM Kota Padang dapat segera mengatasi permasalahan ini dan meningkatkan kualitas pasokan air bersih di masa mendatang. (edt/*)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor
PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu
Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar
Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial
Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto
Jalur Mulai Terbuka! Wali Kota Bukittinggi Kirim Sembako ke Tanah Datar, 67 Rumah Warga Hanyut ke Danau
Partai Hanura Hadir ditengah Masyarakat, Bantu Warga Solok yang Tertimpa Bencana 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:51 WIB

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB

PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:49 WIB

Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:31 WIB

Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB