UAS Murka soal Karhutla, Doakan Pelaku Pembakaran hingga Koruptor Kena Azab

Redaksi
A+A-
Reset
Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah ceramah.

Sumbarpro – Ustaz Abdul Somad (UAS) melontarkan kecaman keras terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, terutama Kalimantan.

Melalui akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad_official, pendakwah kondang asal Riau itu tidak hanya menyerang pelaku pembakaran, tetapi juga menyoroti pihak yang memberi izin, yang diam saja meski punya kuasa, hingga mereka yang mengkorupsi dana bantuan bencana.

“Ya Tuhan kami, orang-orang yang membakar hutan, orang-orang yang memberi izin membakar hutan, orang-orang yang diam terhadap hutan dibakar padahal mereka punya kuasa, orang-orang yang mengkorupsi dana bantuan untuk kebakaran hutan, orang-orang yang mengambil keuntungan dari kebakaran hutan,” tulis UAS dalam unggahannya, dikutip dari tvOnenews.com, Minggu (18/10/2026).

Doa itu ditutup dengan permohonan agar mereka yang terlibat mendapat balasan setimpal.

“Maka azablah mereka di dunia, matikan mereka su’ul khotimah, azab mereka di kubur, azab mereka di neraka jahannam,” tegasnya.

Unggahan yang disertai foto kondisi karhutla di Kalimantan itu langsung menuai perhatian warganet. Hingga Sabtu (17/10/2026), unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 75 ribu komentar dan 476 ribu tanda suka, dikutip dari Cakaplah.com.

Sehari berselang, angka itu melonjak menjadi sekitar 97 ribu komentar dan 656 ribu tanda suka, dikutip dari VIVA.co.id.

Jauh sebelum doa keras itu disampaikan, UAS sudah menyoroti bencana asap yang melanda Indonesia. Pada September 2026, saat mengisi tablig akbar di Universitas Islam Indonesia (UII) Sleman, ia mengajak masyarakat berdoa agar asap segera berakhir dan hujan segera turun.

“Indonesia saat ini sedang diuji Allah secara alam. Asap belum berakhir. Kita doakan supaya segera turun hujan,” kata UAS.

Respons Warganet hingga Malaysia

Doa UAS rupanya tidak hanya bergema di Indonesia. Media Malaysia, Kosmo.com.my, melaporkan bahwa unggahan tersebut juga mendapat perhatian dari warganet negara jiran.

Banyak dari mereka ikut mengaminkan doa tersebut dan menyuarakan keprihatinan atas dampak kabut asap yang turut melintasi batas negara.

“Amin. Saya rakyat Malaysia turut mengaminkan doa ustaz,” tulis seorang pengguna.

Hingga berita ini diturunkan, UAS belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait doanya tersebut.

Namun, pesan itu menjadi pengingat keras bahwa karhutla bukan sekadar bencana lingkungan, melainkan persoalan moral dan hukum yang menyangkut hajat hidup banyak orang. (ak/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690