Padang Alami Deflasi, Operasi Pasar Murah Sukses Tekan Inflasi

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Alami Deflasi, Operasi Pasar Murah Sukses Tekan Inflasi

Padang Alami Deflasi, Operasi Pasar Murah Sukses Tekan Inflasi

14

Padang, Sumbarpro – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan, Pemko Padang telah menjalankan langkah strategis untuk mengendalikan inflasi, termasuk menggelar dua kali rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan mengadakan operasi pasar murah.

“Hasilnya, inflasi di Kota Padang saat ini terkendali. Bahkan, Kota Padang mengalami deflasi sebesar 0,20 persen pada Februari 2025 dibandingkan bulan sebelumnya. Deflasi tahun kalender (Y-to-D) mencapai 0,48 persen, sedangkan deflasi tahunan (Y-on-Y) sebesar 0,19 persen,” ungkapnya saat menghadiri High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Sumatera Barat di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Selasa (11/3).

Dalam rapat yang dipimpin langsung Gubernur Sumbar, Mahyeldi itu, para kepala daerah, pimpinan OPD, dan lembaga terkait membahas strategi pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025.

Baca Juga:  100 Personel Dubalang Dikembalikan ke OPD Asal

Ia meminta dukungan dari Pemprov Sumbar untuk memastikan inflasi tetap stabil, mengingat Kota Padang memegang peran besar dalam perekonomian Sumbar. “Kota Padang setara dengan tujuh kabupaten/kota di Sumbar. Kami berharap dukungan penuh agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok yang bisa memicu lonjakan harga,” tegas Maigus Nasir, yang hadir bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi serta Kabag Perekonomian dan SDA Indra Noveri.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengajak seluruh kepala daerah untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas inflasi. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, Sumbar mencatat inflasi terendah kelima di Indonesia.

Baca Juga:  MAN 3 Padang Gandeng Lantamal II Padang Gelar Matsama 2024

Di sisi lain, Kepala Bulog Sumbar, R. Dharma Wijaya, memastikan bahwa stok beras di wilayah Sumbar dalam kondisi aman. Saat ini, cadangan beras Public Service Obligation (PSO) mencapai 17.649 ton, tersebar di berbagai gudang Bulog di Sumbar.

“Selain itu, Bulog Sumbar memiliki stok komoditas komersial, seperti 371 ton beras, 49 ton gula, dan 83 ton minyak goreng. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi tetap lancar, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri, saat permintaan meningkat,” tutupnya. (mas)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor
PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu
Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar
Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial
Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto
Jalur Mulai Terbuka! Wali Kota Bukittinggi Kirim Sembako ke Tanah Datar, 67 Rumah Warga Hanyut ke Danau
Partai Hanura Hadir ditengah Masyarakat, Bantu Warga Solok yang Tertimpa Bencana 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:51 WIB

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB

PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:49 WIB

Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:31 WIB

Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB