PAYAKUMBUH, Sumbarpro — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Payakumbuh Barat kembali menjadi sasaran pencurian.
Untuk kedua kalinya, kantor yang berada di kawasan Koto Nan IV, tepatnya di belakang Kantor DPRD Kota Payakumbuh itu dibobol maling. Dalam kejadian terbaru, satu unit laptop dilaporkan hilang.
Aksi pencurian tersebut diketahui pada Jumat pagi (7/8/2026), ketika pegawai datang untuk memulai aktivitas pelayanan.
Pelaku diduga masuk ke dalam kantor pada malam hari dan membawa barang milik kantor.
Hingga saat ini, pihak KUA masih melakukan pendataan terhadap barang-barang yang hilang serta memeriksa kondisi ruangan yang diduga menjadi akses masuk pelaku.

Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta melalui Kasat Reskrim IPTU Andrio Surya Putra Siregar membenarkan adanya kejadian tersebut.
Menurutnya, laporan sementara menyebutkan satu unit laptop hilang.
“Benar, untuk sementara laporan yang kita terima satu unit laptop dinyatakan hilang. Petugas masih di lapangan untuk memastikan apa saja yang hilang,” ujar Andrio.
Sementara itu, terkait kemungkinan adanya buku nikah yang ikut hilang dalam kejadian tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus pencurian di KUA Payakumbuh Barat sebelumnya juga pernah terjadi pada 2024. Saat itu, pelaku membawa kabur 172 buku nikah dan satu unit laptop.
Aksi tersebut pertama kali diketahui oleh Khasmawati, seorang guru yang rutin melakukan absensi di kantor tersebut.
Saat datang pada Sabtu (31/8/2024), ia mendapati kondisi kantor dalam keadaan rusak dan berantakan.
Kasi Binmas Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hamdan Zubir saat itu mengatakan, pelaku diduga masuk melalui pintu belakang dengan cara merusaknya menggunakan linggis.
Setelah masuk, pelaku mengacak-acak ruangan staf dan mengambil sejumlah barang, termasuk buku nikah yang tersimpan di brankas ruang kepala KUA.
Dengan kejadian terbaru ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang kembali menyasar kantor KUA Payakumbuh Barat tersebut. (ak/*)



