Kemenag Targetkan 512 Pesantren Ramah Anak pada 2025

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kemenag Tahun ini Siapkan Piloting 512 Pesantren Ramah Anak

Kemenag Tahun ini Siapkan Piloting 512 Pesantren Ramah Anak

Jakarta, SumbarproKementerian Agama (Kemenag) menargetkan 512 pesantren ramah anak sebagai percontohan pada 2025.

Kepala Subdirektorat Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning Direktorat Pesantren Kemenag, Yusi Damayanti, menegaskan bahwa program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan bebas kekerasan di pesantren.

Hal ini disampaikan dalam diskusi bertajuk Pesantren Ramah Anak: Kesiapan Pesantren dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, yang diselenggarakan oleh Rumah KitaB bersama Aliansi PTRG (Perguruan Tinggi Responsif Gender) dan PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) dalam rangka peringatan Hari Perempuan Internasional (IWD) 2025.

“Kemenag menargetkan 512 pesantren sebagai pilot project pada 2025. Jumlah ini akan terus meningkat hingga mencapai 6.530 pesantren ramah anak pada 2029,” ujar Yusi di Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Ia menambahkan, program ini bertujuan meminimalisir kasus kekerasan yang kerap terjadi akibat relasi kuasa di lingkungan pesantren.

Baca Juga:  49.218 Jemaah Haji Reguler Lunasi Biaya Haji 2025

Diskusi ini merupakan bagian dari seri Suluh PTRG ke-21 yang membahas strategi menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan inklusif bagi anak-anak.

Acara yang disiarkan melalui Zoom dan kanal YouTube Rumah KitaB ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya:

  1. Dr. Lilik Hurriyah, M.Pd.I., Kepala PSGA UIN Sunan Ampel Surabaya, yang membahas penerapan disiplin positif dalam implementasi pesantren ramah anak.
  2. Dr. Ernawati, M.Pd.I., pengasuh Pondok Pesantren Nurushafa Cibogoh Garut, yang menjelaskan SOP pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di pesantren.
  3. Dr. Hj. Yusi Damayanti, S.E.Ak., M.M., Kepala Subdirektorat Pendidikan Salafiyah dan Kajian Kitab Kuning Kemenag, yang memaparkan kebijakan pemerintah dalam perlindungan anak di pesantren.

Diskusi ini juga dihadiri oleh Dr. K.H. Zulkarnaim Dali, M.Pd., Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, dan dipandu oleh Ahmad Syarifin dari PSGA UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Baca Juga:  Haji Indonesia dalam Angka: Mayoritas Ibu Rumah Tangga

Pesantren dan Inklusi Sosial

Diskusi ini menyoroti pentingnya pesantren dalam mewujudkan pendidikan berbasis kesetaraan dan inklusi sosial.

Ramadan 2025 dianggap sebagai momentum refleksi terhadap nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, termasuk dalam memberikan perlindungan bagi anak-anak di pesantren.

Peserta diskusi, yang terdiri dari akademisi, pengasuh pesantren, dan pemerhati pendidikan Islam, turut membahas tantangan yang dihadapi pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman dari kekerasan.

Beberapa solusi yang ditawarkan meliputi penguatan regulasi, peningkatan kapasitas pendidik, serta pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran tentang perlindungan anak.

Diharapkan, program ini dapat mempercepat implementasi kebijakan perlindungan anak di pesantren, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para santri. (ak/*)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen FPP UNP Dorong UMKM Mentawai Kembangkan Kuliner Bergizi untuk Wisatawan Surfing
Pengembangan Strategi Pembelajaran Menyenangkan (Fun Learning) Berbasis Media Digital pada Mata Kuliah Cipta Karya Boga
304 Siswa MAN 3 Padang Jalani TKA 2025, Gladi Bersih Jadi Kunci Kesiapan
Dinas Kebudayaan Gelar Pelatihan Gemar Bercerita bagi Guru Paud, TK, SD dan SMP
Semangat Sumpah Pemuda di MAN 3 Padang: “Generasi Muda adalah Penentu Sejarah Berikutnya!”
Penutupan Lomba Tangkas Pramuka Madrasah Berlangsung Kidmat
Banjir Prestasi! MAN 3 Padang Sabet Sederet Gelar Juara di LTPM Se-Kota Padang
Hebat! Siswa MAN 3 Padang Sabet Dua Juara Sekaligus di LKTI Nasional Unand

Berita Terkait

Sabtu, 15 November 2025 - 06:11 WIB

Dosen FPP UNP Dorong UMKM Mentawai Kembangkan Kuliner Bergizi untuk Wisatawan Surfing

Selasa, 4 November 2025 - 10:59 WIB

Pengembangan Strategi Pembelajaran Menyenangkan (Fun Learning) Berbasis Media Digital pada Mata Kuliah Cipta Karya Boga

Senin, 3 November 2025 - 10:48 WIB

304 Siswa MAN 3 Padang Jalani TKA 2025, Gladi Bersih Jadi Kunci Kesiapan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:41 WIB

Dinas Kebudayaan Gelar Pelatihan Gemar Bercerita bagi Guru Paud, TK, SD dan SMP

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:21 WIB

Semangat Sumpah Pemuda di MAN 3 Padang: “Generasi Muda adalah Penentu Sejarah Berikutnya!”

Berita Terbaru

Opini

Membangun (Kembali) Tanah Datar Pascabencana

Selasa, 9 Des 2025 - 23:19 WIB

Olahraga

KONI Padang Siap Sukseskan Pelaksanaan Porprov 2026

Senin, 8 Des 2025 - 17:17 WIB