Anak Sulung Jadi Tulang Punggung Enam Bersaudara

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Sulung Jadi Tulang Punggung Enam Bersaudara

Anak Sulung Jadi Tulang Punggung Enam Bersaudara

7

Padang, Sumbarpro – Yayasan Lebah Muda Indonesia turun tangan membantu sebuah keluarga di RT 02/RW 08 Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Ibu dari enam anak yang berinisial S (51 tahun) terindikasi mengalami gangguan jiwa sejak suaminya meninggal sekitar dua tahun lalu. Kini, keenam anaknya hidup bergantung pada bantuan tetangga.

Ketua Yayasan Lebah Muda Indonesia, Nopi Busri mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi perawatan S di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang setelah menerima laporan dari warga bahwa yang bersangkutan sempat mengamuk dan melempar batu ke warga beberapa hari sebelumnya.

“Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa Ibu S mulai membahayakan dirinya sendiri dan orang lain. Setelah kami lakukan pendekatan, akhirnya kami bisa bantu proses evakuasi dan perawatan beliau ke RSJ HB Saanin. Ini adalah bentuk perhatian awal agar anak-anaknya bisa merasa aman di rumah,” ujar Nopi, Kamis (8/5).

Anak tertua dari keluarga tersebut, Elsa Sri Ramadhani (26 tahun), kini menjadi tulang punggung untuk adik-adiknya yang masing-masing bernama Monica (24 tahun), Mila (22 tahun), Ramli (20 tahun), Fathur (17 tahun), dan MZ El Jaelani (11 tahun).

Baca Juga:  Cegah Stunting, Maria Feronika Salurkan Asupan Gizi Balita di Pasar Usang

Di usianya yang masih muda, Elsa harus menjadi kepala keluarga mengurus kebutuhan rumah tangga, menjaga adik-adiknya, sekaligus berjuang mencari nafkah untuk makan sehari-hari.

“Elsa adalah sosok yang luar biasa kuat. Dia menjalani peran sebagai ibu dan kepala keluarga sekaligus. Namun, tanpa pekerjaan tetap dan penghasilan, mereka hanya bisa makan jika ada tetangga yang memberi. Kondisi mereka sangat memprihatinkan,” kata Nopi.

Nopi mengaku, pihak yayasan saat ini juga sedang menjalin koordinasi dengan Pemko Padang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan lembaga sosial lainnya agar keluarga ini mendapatkan bantuan jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan keluarga tersebut sangat mendasar, mulai dari makanan, tempat tinggal yang layak, hingga akses pendidikan bagi anak-anak yang masih usia sekolah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami mengajak semua pihak, termasuk donatur dan lembaga resmi, untuk ikut terlibat. Saat ini keluarga itu butuh makanan sehari-hari, pakaian, dan juga semangat untuk melanjutkan hidup. Kami sangat berharap adanya kolaborasi agar mereka tidak terus-menerus hidup dalam lingkaran kemiskinan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dua Ranperda Strategis Disampaikan Pemko Padang Panjang ke DPRD

Selain menyalurkan bantuan darurat berupa sembako, Yayasan Lebah Muda Indonesia juga berencana melakukan pendampingan psikososial kepada anak-anak, khususnya MZ El Jaelani yang masih berusia sebelas tahun. Pendampingan ini penting agar trauma akibat kehilangan dan tekanan hidup tidak berdampak jangka panjang terhadap perkembangan mental anak-anak.

Nopi menambahkan, pihaknya membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan baik dalam bentuk uang tunai, makanan, pakaian, maupun peralatan sekolah. Menurutnya, bentuk kepedulian sekecil apa pun dapat membawa perubahan besar bagi keluarga yang sedang dalam kondisi krisis.

“Bersama, kita bisa meringankan beban Elsa dan adik-adiknya. Mereka tidak butuh belas kasihan, mereka butuh kesempatan dan uluran tangan dari sesama,” ujar Nopi.

Bagi masyarakat, donatur, dan dermawan yang ingin menyalurkan bantuan dapat menghubungi Sekretariat Yayasan Lebah Muda Indonesia di Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Atau bisa juga menghubungi langsung Nopi Busri melalui telepon atau WA di nomor 0813-7472-7532. (ak)

 

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor
PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu
Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar
Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial
Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto
Jalur Mulai Terbuka! Wali Kota Bukittinggi Kirim Sembako ke Tanah Datar, 67 Rumah Warga Hanyut ke Danau
Partai Hanura Hadir ditengah Masyarakat, Bantu Warga Solok yang Tertimpa Bencana 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:51 WIB

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB

PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:31 WIB

Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:23 WIB

Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto

Berita Terbaru

Opini

Membangun (Kembali) Tanah Datar Pascabencana

Selasa, 9 Des 2025 - 23:19 WIB

Olahraga

KONI Padang Siap Sukseskan Pelaksanaan Porprov 2026

Senin, 8 Des 2025 - 17:17 WIB