Kondisi Kurang Kondusif, Acara Penting di Istana Negara Ditunda

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Polisi menangani aksi unjuk rasa. Rakornas Pengendalian Inflasi dan Percepatan Digitalisasi Daerah 2025 yang sedianya digelar di Istana Negara, Jumat (29/8), resmi ditunda. Bank Indonesia menyebut kondisi kurang kondusif sebagai alasannya.

Ilustrasi - Polisi menangani aksi unjuk rasa. Rakornas Pengendalian Inflasi dan Percepatan Digitalisasi Daerah 2025 yang sedianya digelar di Istana Negara, Jumat (29/8), resmi ditunda. Bank Indonesia menyebut kondisi kurang kondusif sebagai alasannya.

Jakarta, Sumbarpro – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) tahun 2025 yang sedianya digelar Jumat (29/8/2025) siang, resmi ditunda.

Kabar penundaan tersebut disampaikan oleh Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) melalui pesan resmi kepada para jurnalis.

“Sehubungan dengan kondisi saat ini yang kurang kondusif, bersama ini kami infokan Rakornas TPID & TP2DD ditunda dan tidak jadi diselenggarakan hari ini,” demikian isi pesan singkat dari Departemen Komunikasi BI.

Rencana Kehadiran Presiden dan Menteri Kabinet

Rakornas yang batal digelar ini sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Istana Negara. Acara tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain Presiden, sejumlah pejabat tinggi negara dan menteri juga dijadwalkan hadir, antara lain:

  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

  • Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo

  • Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian

  • Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati

  • Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan

  • Seluruh kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia

Dengan batalnya acara tersebut, kehadiran sejumlah pejabat penting itu pun urung terlaksana.

Alasan Penundaan Masih Misterius

Bank Indonesia tidak menjelaskan lebih lanjut apa yang dimaksud dengan “kondisi kurang kondusif” yang menjadi dasar penundaan Rakornas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi tambahan dari pihak BI maupun pihak Istana terkait faktor keamanan, teknis, atau situasi lain yang mungkin menjadi penyebab.

Baca Juga:  Tunjangan Sertifikasi Guru 2025 Transfer Langsung dari Pusat, Jadwal Pencairan dan Persyaratan Diperbarui

Pihak BI hanya memastikan bahwa perkembangan situasi akan terus dipantau, dan jadwal baru akan diinformasikan kemudian.

Fokus Rakornas: Inflasi dan Digitalisasi Daerah

Rakornas ini sejatinya memiliki agenda strategis dalam pengendalian inflasi nasional sekaligus mempercepat digitalisasi transaksi keuangan daerah.

Dua isu besar tersebut dinilai sangat penting karena menyangkut stabilitas ekonomi dan percepatan transformasi digital yang menjadi prioritas pemerintah.

Melalui forum Rakornas, pemerintah pusat bersama Bank Indonesia, kementerian terkait, serta pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam menjaga kestabilan harga pangan, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan mendorong penggunaan sistem transaksi digital di seluruh daerah.

Siaran Langsung Batal Ditayangkan

Acara Rakornas yang ditunda ini awalnya direncanakan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Publik yang sudah menantikan jalannya acara pun tidak dapat menyaksikan pembahasan agenda penting tersebut hari ini.

Baca Juga:  THR PNS PPPK 2025 Cair Lebih Cepat! Cek Jadwal dan Besarannya di Sini!

Hingga saat ini, belum ada informasi apakah siaran langsung akan tetap dilakukan pada jadwal pengganti mendatang.

Penundaan Rakornas ini menjadi perhatian publik, mengingat forum ini berhubungan langsung dengan stabilitas ekonomi nasional. Terutama terkait pengendalian inflasi yang menyangkut kebutuhan pokok masyarakat, serta digitalisasi daerah yang menjadi bagian dari strategi transformasi digital nasional.

Bagi pemerintah daerah, agenda ini juga penting karena menyangkut integrasi sistem keuangan daerah dengan pemerintah pusat. Banyak kepala daerah yang sudah dijadwalkan hadir di Istana Negara terpaksa menunda agenda pembahasan program prioritas di wilayah masing-masing.

Jadwal Baru Masih Menunggu

Bank Indonesia memastikan akan memberikan pemberitahuan resmi jika jadwal pengganti telah ditetapkan. Sementara itu, publik dan pemangku kepentingan di daerah diimbau untuk menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat maupun BI.

Rakornas ini masih dinantikan pelaksanaannya karena dianggap sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mempercepat implementasi sistem keuangan digital di seluruh Indonesia. (snc/*)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Intensifkan Operasi Bencana, Kerahkan 30 Ribu Prajurit dan 70 Alutsista
Siap-siap, BLTS Tambahan Rp300 Ribu  Cair Bulan Ini!
BGN Wajibkan Rapid Test di Semua Dapur MBG, Adopsi Standar Polri
Cuaca Ekstrem Ancam Indonesia Awal Oktober 2025, Ini Daftar Wilayah Siaga BMKG Termasuk Sumatera Barat
BGN Buka Hotline Aduan Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Maraknya Kasus Keracunan
Polri Mutasi 60 Perwira, Irjen Ramdani Hidayat Jadi Dankorbrimob
Ribuan Siswa Jadi Korban, Program Makan Bergizi Gratis Didesak Evaluasi Total
TNI AD Ubah Syarat Tinggi Badan dan Usia, Kesempatan Lebih Luas untuk Jadi Calon Prajurit

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:58 WIB

TNI Intensifkan Operasi Bencana, Kerahkan 30 Ribu Prajurit dan 70 Alutsista

Minggu, 19 Oktober 2025 - 09:50 WIB

Siap-siap, BLTS Tambahan Rp300 Ribu  Cair Bulan Ini!

Kamis, 2 Oktober 2025 - 13:11 WIB

BGN Wajibkan Rapid Test di Semua Dapur MBG, Adopsi Standar Polri

Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:04 WIB

Cuaca Ekstrem Ancam Indonesia Awal Oktober 2025, Ini Daftar Wilayah Siaga BMKG Termasuk Sumatera Barat

Minggu, 28 September 2025 - 03:16 WIB

BGN Buka Hotline Aduan Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Maraknya Kasus Keracunan

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB