Disebut ‘Supermarket Kebencanaan’, Padang Pariaman Jadi Penerima Terbesar Dana BNPB di Sumbar

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), saat peresmian Jembatan Batang Sani di Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan, Minggu (28/9/2025). (Ist.)

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), saat peresmian Jembatan Batang Sani di Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan, Minggu (28/9/2025). (Ist.)

Sumbarpro – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), membawa kabar gembira bagi masyarakat daerahnya terkait dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bupati JKA mengungkapkan alokasi dana besar dari BNPB untuk pembangunan infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat.

“Dari Rp150 miliar dana Bantuan Rehab Rekon BNPB untuk Sumbar tahun 2025–2026, alhamdulillah Rp65 miliar untuk Kabupaten Padang Pariaman,” kata Bupati JKA dalam keterangan resminya dikutip Selasa (30/9/2025).

Bupati menjelaskan, dari total Rp150 miliar, sekitar Rp85 miliar akan disebar ke 18 kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat.

Baca Juga:  Diduga Hendak Curi Kabel, Seorang Pria Tewas Tersetrum

Sementara itu, Padang Pariaman memperoleh porsi terbesar yaitu Rp65 miliar.

Dana tersebut akan diprioritaskan untuk pembangunan di 12 titik infrastruktur vital.

Beberapa proyek yang masuk daftar antara lain pembangunan Jembatan Sikuliek, perbaikan irigasi dan jalan, normalisasi sungai di Ulakan, serta pembangunan sejumlah jembatan lainnya.

“Insya Allah, tahun 2026 semua pelaksanaan bisa segera terealisasi,” tambahnya optimistis.

Menurut Bupati, Padang Pariaman memang dikenal sebagai daerah rawan bencana, bahkan sering disebut sebagai ‘supermarket kebencanaan’.

Kondisi geografis yang kompleks membuat wilayah ini kerap dilanda banjir, longsor, hingga ancaman gempa bumi dan tsunami.

Baca Juga:  Di Balik Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny: 9 x 24 Jam yang Menguji Kemanusiaan

Karena itu, perhatian pemerintah pusat melalui BNPB dinilai sangat krusial untuk memperkuat ketahanan infrastruktur daerah.

“Mohon maaf, saya memang agak cerewet dan gigih kepada BNPB, walaupun kadang tidak diundang tetap datang. Semua ini semata-mata demi pembangunan di Padang Pariaman,” tegas JKA.

Masyarakat pun menyambut antusias kabar ini karena dana tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan mendesak akan perbaikan infrastruktur dan mitigasi bencana di Padang Pariaman. (edt)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor
PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu
Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar
Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial
Kapolda Sumbar Serahkan Bantuan Alumni Akpol 91 ke Warga Kapalo Koto
Jalur Mulai Terbuka! Wali Kota Bukittinggi Kirim Sembako ke Tanah Datar, 67 Rumah Warga Hanyut ke Danau
Partai Hanura Hadir ditengah Masyarakat, Bantu Warga Solok yang Tertimpa Bencana 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:51 WIB

Adu Banteng Mobil Pikap dan Sepeda Motor di Simawang, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11–13 Desember, Sejumlah Daerah di Sumbar Berisiko Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB

PJKIP Tanah Datar Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Gunuang Bungsu

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:49 WIB

Kejar Deadline 10 Desember, Tim SAR Geber Cari Korban di Jembatan Kembar

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:31 WIB

Satreskrim Polres Pessel Peringati Hari Jadi ke-78 dengan Bakti Sosial

Berita Terbaru

Olahraga

Mahyeldi: KONI-Dispora Jalan Terus Persiapkan Porprov 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB