Pada Februari 2026, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin dan mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Rizal. KPK juga menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan pada OTT keenam.
Selama Maret 2026, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Pada April 2026, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT ke-10. Sepanjang Mei 2026 tidak ada OTT KPK.
Pada Juni 2026, KPK kembali melakukan OTT yang membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri. KPK juga menangkap Bupati Muara Enim Edison dan ASN Badan Pemeriksa Keuangan RI. OTT ke-14 membuat Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.
Pada Juli 2026, KPK melakukan OTT ke-15 sampai ke-18, salah satunya menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim.
Pada September 2026, KPK melakukan OTT ke-20 terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dan pada OTT ke-21 KPK menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena. (ak/*)
