Perempuan harus diberi ruang untuk berkembang, memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi, serta memperoleh perlindungan ketika menghadapi perubahan dunia kerja.
“Perubahan teknologi jangan sampai hanya menguntungkan mereka yang sudah memiliki akses. Kita harus memastikan perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan mengambil bagian dalam ekonomi masa depan,” ujar Lisda.
Ia berharap isu perempuan ditempatkan sebagai bagian penting dari agenda pembangunan nasional.
Sebab, ketika separuh kekuatan penduduk Indonesia mampu berkembang secara optimal, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perempuan, tetapi juga keluarga, dunia usaha dan perekonomian nasional. (ak/*)



