Keputusan Taktik Teco Berbuah Manis, Semen Padang Akhiri Tren Negatif

Tertinggal lebih dulu akibat gol spektakuler dari tengah lapangan, Kabau Sirah bangkit berkat keputusan taktik Teco yang menurunkan Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic pada babak kedua.

Redaksi
A+A-
Reset
Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra.

BANTUL, Sumbarpro – Semen Padang FC memetik kemenangan krusial dengan skor 2-1 atas Persiku Kudus pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu malam (24/10/2026) WIB.

Hasil ini menjadi tiga poin perdana bagi pelatih Stefano Cugurra alias Teco sejak mengambil alih kemudi tim dari Nil Maizar, sekaligus mengakhiri rentetan hasil mengecewakan Kabau Sirah.

Pelatih asal Brasil itu mengaku sangat senang dengan kemenangan perdana timnya. Ia pun mengapresiasi penampilan para pemain pengganti yang berhasil mengubah jalannya pertandingan.

“Kami sangat senang bisa menang hari ini. Setelah skor imbang, kami berani pegang bola lagi, berani menyerang. Masuknya Fano (Stefano Lilipaly) pada babak kedua berikan perubahan positif. Bisa cetak gol untuk tim kami,” kata Teco.

Teco menegaskan target klub tetap tidak berubah.

“Saya pegang tim di tengah jalan. Dengan target sama, kami harus kerja keras di dalam latihan supaya bisa perbaiki tim, supaya bisa main lebih bagus. Masih banyak pertandingan dan poin. Mudah-mudahan, selesai kompetisi, Semen Padang bisa naik ke Liga 1,” ucapnya.

Asisten Manajer Semen Padang FC, Wahyu Hidayat, juga menyampaikan rasa syukurnya atas tambahan tiga poin. Namun, ia menilai tim masih membutuhkan pembenahan, terutama dalam penyelesaian akhir.

“Alhamdulillah, kita berhasil meraih kemenangan dan membawa tiga poin. Namun, memang masih banyak yang harus dibenahi, terutama di lini serang dan finishing,” ujar Wahyu.

“Dari segi permainan, sudah terlihat perubahan. Strateginya tampak lebih agresif. Kita berharap Teco bisa memaksimalkan pemain-pemain yang ada saat ini,” tambahnya.

Dalam laga itu, Semen Padang tampil mendominasi sejak awal pertandingan dengan penguasaan bola hingga 55 persen dan melepaskan 17 percobaan tembakan.

Persiku yang bermain rapat di lini pertahanan sempat menyulitkan Kabau Sirah, tetapi tuan rumah harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-31 setelah Rizdjar Nurviat menerima kartu merah.

Keunggulan Semen Padang baru tercipta pada masa injury time babak pertama. Berawal dari umpan silang Novri Setiawan yang membentur tangan bek Persiku, Iqbal Hadi, wasit menunjuk titik putih.

Savio Roberto yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membawa timnya unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Persiku mengejutkan tuan rumah. Muhammad Isa mencetak gol spektakuler dari jarak jauh pada menit ke-54, memanfaatkan posisi kiper Mulyadi Rani yang terlalu jauh keluar dari sarangnya.

Gol tersebut sempat membangkitkan asa Macan Muria untuk meraih poin perdananya.

Namun, Teco merespons dengan keputusan taktik jitu. Ia memasukkan Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic untuk menambah daya gedor.

Hasilnya, Lilipaly mencetak gol penentu pada menit ke-66 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persiku.

Kemenangan ini membawa Semen Padang mengoleksi 10 poin dari tujuh pertandingan.

Kabau Sirah masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Grup A, sementara Persiku Kudus semakin terpuruk di dasar klasemen dengan minus satu poin. (ak/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690